Red Sparks Berat tanpa Megatron, Dulu Gacor Berkah Ritual 3 Menit dilakukan Megawati Hangestri dan Tim
- Instagram @megawatihangestrip
Jakarta, tvOnenews.com- Kehadiran atlet Indonesia, Megawati Hangestri di Red Sparks begitu harum. Sebab bersama tim mampu meraih banyak poin hingga pecahkan rekor.

- Red Sparks
Megawati Hangestri waktu di Red Spark dulu memiliki ritual 3 menit loh. Tanpa disadari disana perpaduan tekad atlet Indonesia dan Korea dipadukan.
Megawati Hangestri disapa Megatron itu, sangatlah patut dicontoh. Sebab prosesnya menjadi bintang Voli Indonesia berangkat dari usianya masih kecil.
Ternyata ritual 3 menit yang pernah dilakukan Megawati Hangestri ini, jarang dipahami oleh penggemar.
Kebiasaan baik itu pernah dibahas media korea, menjelaskan ritual 3 menit itu dilakukan Megawati selama di Red Sparks sebelum bertanding.

- Instagram @megawatihangestrip
"Bawa Mega dan tim red spark memiliki rahasia khusus yang mereka lakukan tiap pagi. Pertemuan seperti meeting routing singkat pagi hari," dikutip dari Youtube gl news, yang mengutip KBS news, Kamis (24/2).
Ritual 3 menit itu merupakan bangun pagi lalu kumpul bersama Pelatih Ko Hee-jin untuk membuat tim menyatu dan fokus sebelum bertanding.
"Dalam video ditunjukkan, bagaimana para pemain di pagi hari sudah berjalan menuju ruang diskusi hal itu mereka lakukan setelah bangun tidur, dan langsung duduk di tempat yang telah disediakan," jelas video tersebut.
Berkah ritual tersebut, Megawati Hangestri bersama tim juga mampu membawa Red Sparks meraih banyak prestasi, seperti membawa tim lolos ke babak play-off (setelah 7 musim absen), jadi runner-up Liga Voli Korea 2024/2025, dan menjadi top skor asing Red Sparks dengan 736 poin di musim pertama.
Megatron memecahkan rekor sebagai pemain asing Asia pertama yang meraih gelar MVP di putaran pertama sampai menorehkan 1.500 poin di Liga Voli Korea.
"Kemudian mereka menonton video sebelum akhirnya sarapan bersama, pagi masing-masing setelahnya kegiatan itu mungkin apa sederhana tapi berdampak sangat besar untuk tim," sambung dalam video tersebut.
Selain ritual tersebut, Mega juga gemar sholawat nabi itu juga mengajarkan amalan sunnah. Kini atlet Indonesia ini sudah kembali ke Tanah Air dan bergabung ke Jakarta Pertamina Enduro.
Kondisi Red Sparks tanpa Megawati Hangestri
Terlihat jelas kondisi Red Sparks berubah tanpa Megawati Hangestri. Sempat mengalami penurunan performa signifikan di Liga Voli Korea (V-League) 2025/2026 setelah ditinggal Megawati Hangestri pada musim lalu.
Pasalnya, diketahui Red Sparks mengalami 23 kekalahan dari total 29 pertandingan di awal tahun dengan hanya enam kemenangan. Lebih dari separuh kekalahan itu, 14 di antaranya berakhir dengan skor 0-3, memperlihatkan betapa timpangnya performa tim.
Tim yang sebelumnya tampil kompetitif, kini justru terpuruk dalam tren negatif. Padahal sebelumnya, mempunyai trio MVP yang solid, yakni Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju.
Kabar terbarunya, Media Korea tengah menyoroti performa luar biasa Park Yeo-reum. Satu pemain Red Sparks yang keberhasilan serangannya mencapai 40,9% dan keunggulannya dalam menyerang maupun bertahan.
"Skor terbaik pribadinya, 20 poin dan tingkat keberhasilan serangan 40,9%, sangat mengesankan," tulis media Korea dilansir dari Naver.(klw)
Load more