News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Red Sparks: Dari Finalis Penantang Juara V-League hingga Terpuruk di Musim 2025/2026

Red Sparks mengalami perubahan drastis dalam dua musim terakhir. Sempat jadi tim paling ditakuti di Liga Voli Korea saat diperkuat Megawati Hangestri, kini cuma
Rabu, 18 Februari 2026 - 15:26 WIB
Red Sparks usai ditinggal Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

tvOnenews.com - Jung Kwan Jang Red Sparks pernah berada di puncak kejayaan saat diperkuat Megawati Hangestri selama dua musim. Pada periode tersebut, mereka menjelma menjadi tim yang disegani dan bahkan dianggap sebagai kekuatan paling menakutkan di Liga Voli Korea.

Namun, memasuki musim 2025/2026, situasinya berbalik drastis. Tim yang dijuluki Red Force kini tengah mengalami fase terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan performa yang terus berlanjut membuat mereka terperosok ke papan bawah klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan telak 3-0 dari Pink Spiders memperpanjang catatan buruk mereka menjadi 10 kekalahan beruntun—jumlah terbanyak di divisi wanita musim ini.

Skuad Red Sparks
Skuad Red Sparks
Sumber :
  • Red Sparks

Rentetan tersebut terasa kontras jika dibandingkan dengan performa impresif musim lalu saat menghadapi Pink Spiders hingga menembus Game 5 final Liga Voli Korea, hampir menggagalkan momen perpisahan indah Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung.

Tak hanya sekali, Red Sparks juga sempat mengalami dua rentetan kekalahan beruntun masing-masing empat laga. Kondisi ini membuat mereka seolah menjadi "mesin pencetak poin" bagi tim lawan.

Secara keseluruhan, mereka telah menelan 23 kekalahan dari 29 pertandingan (6 kemenangan). Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya—lebih dari setengah—berakhir dengan skor telak 0-3, mencerminkan inkonsistensi dan kelesuan performa sepanjang musim anak asuh Ko Hee-jin.

Era Megawati Hangestri dan Giovanna Milana

Musim 2023/2024 menjadi titik kebangkitan Red Sparks. Saat itu, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana (Gia) sama-sama menjalani musim debut sebagai pemain asing di V-League Korea Selatan.

Gia, outside hitter asal Amerika Serikat berusia 25 tahun yang berdarah Italia, menjadi tumpuan serangan bersama Megawati di bawah asuhan pelatih Ko Hee-jin. Ko Hee-jin memiliki trisula tajam yang terdiri dari Gia, Mega, dan Lee So-young.

Kombinasi ketiganya membawa Jung Kwan Jang (Red Sparks) kembali ke babak playoff setelah tujuh tahun absen, sekaligus finis di peringkat ketiga V-League 2023/2024.

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Sumber :
  • Instagram

Tak hanya sukses secara tim, Megawati dan Gia juga masuk daftar 10 besar top skor liga musim tersebut.

Meski begitu, kebersamaan itu tak berlangsung lama. Giovanna Milana memutuskan hengkang dan kembali ke Amerika Serikat setelah musim berakhir.

Era Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic

Memasuki musim 2024/2025, posisi pemain asing non-Asia diisi oleh Vanja Bukilic, pevoli asal Serbia yang sebelumnya memperkuat Expressway Hi-Pass.

Dengan kehadiran Bukilic, Ko Hee-jin kembali memiliki trisula baru yang terdiri dari trio MVP: Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju.

Di bawah kepemimpinan Ko Hee-jin serta dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Megawati memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun dan mengoleksi dua gelar MVP.

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

Pengamat yang kini menjadi pelatih timnas voli putri Korea Selatan itu Cha Sang-hyun bahkan menjulukinya “Mega Power” karena pengaruh besarnya terhadap performa Red Sparks.

Musim 2025/2026: Kehilangan Pilar, Kehilangan Arah

Situasi berubah drastis setelah Red Sparks kehilangan trio penyerang musim lalu—Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju. Alih-alih mampu mempertahankan performa, tim justru terpuruk sejak putaran pertama Liga Voli Korea 2025/2026.

Elisa Zanette didatangkan sebagai pengganti Megawati, tetapi tim belum mampu tampil dengan kekuatan penuh di awal musim.

Kondisi semakin sulit ketika setter utama Yeom Hye-seon absen hampir sepanjang paruh pertama musim akibat operasi lutut.

Masalah tak berhenti di situ. Wipawee Sithong (eks pemain Hyundai Hillstate), pemain kuota Asia, juga harus mengakhiri kontraknya lebih cepat setelah menjalani operasi lutut dan tidak tampil sama sekali musim ini.

Sebagai pengganti Wipawee Srithong, Jung Kwan Jang merekrut Inkusi. Namun, ia masih mengalami kendala dalam penerimaan bola. Sementara itu, Choi Seo-hyun yang mengisi peran Yeom Hye-seon dinilai belum mampu mendistribusikan bola secara optimal.

Wipawee Srithong
Wipawee Srithong
Sumber :
  • Hyundai Hillstate

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah situasi sulit, kehadiran rookie outside hitter Park Yeo-reum menjadi sedikit titik terang. Ia menunjukkan potensinya dengan mencetak dua digit poin dalam tiga laga berturut-turut, termasuk 18 poin saat menghadapi Korea Hi-Pass pada tanggal 3—yang juga menjadi debutnya sebagai starter.

Namun, badai cedera kembali menghantam tim. Middle blocker andalan Jeong Ho-young harus menepi selama empat minggu akibat cedera jari. Dengan peluang lolos playoff yang praktis sudah tertutup, perhatian kini tertuju pada langkah strategis apa yang akan diambil Jeong Kwan-jang untuk membangun kembali timnya musim depan. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT