News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yamaha Punya Banyak PR Jelang MotoGP 2026, Fabio Quartararo Keluhkan Hasil Tes Pramusim

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, tidak menutup-nutupi kondisi terkini motor barunya usai tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia. 
Jumat, 13 Februari 2026 - 17:43 WIB
Fabio Quartararo di tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram/Fabio Quartararo

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, tidak menutup-nutupi kondisi terkini motor barunya usai tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia. 

Alih-alih memberi harapan tinggi, ia justru mengakui Yamaha masih tertinggal jauh dari para rival, bahkan setelah mencoba mesin V4 terbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fabio Quartararo dikabarkan akan memperkuat Honda di MotoGP 2027
Fabio Quartararo dikabarkan akan memperkuat Honda di MotoGP 2027
Sumber :
  • Instagram/Fabio Quartararo

El Diablo sempat turun dua hari dalam sesi shakedown dan melanjutkan pada hari pertama tes resmi. 

Namun, impresi yang ia rasakan belum cukup meyakinkan untuk bersaing di barisan depan. Menurutnya, jarak performa dengan pabrikan lain masih terlalu besar.

Situasi Yamaha semakin sulit ketika masalah teknis membuat garasi mereka tertutup pada hari kedua tes. 

Di tengah kondisi itu, Quartararo juga harus menahan rasa sakit akibat cedera patah jari yang belum sepenuhnya pulih.

Pada hari pembuka, ia hanya mampu menempati posisi kesembilan dengan selisih 0,851 detik dari Marc Marquez yang memimpin catatan waktu. 

Hasil tersebut belum cukup untuk membangun optimisme jelang musim baru.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri karena kita melihat betapa besarnya kami menderita, kita melihat bahwa catatan waktu kami tidak terlalu bagus,” ujar Quartararo dikutip dari Crash.

Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Sumber :
  • REUTERS/Stephane Mahe

Meski demikian, Quartararo menegaskan bahwa fokusnya bukan sekadar mengejar posisi grid, melainkan memastikan perkembangan nyata pada motor. 

Ia juga menepis anggapan bahwa performa kurang maksimal disebabkan proses adaptasi dari mesin Inline4 ke V4.

Menurutnya, ia sudah memahami perubahan karakter motor, tetapi paket teknis Yamaha memang belum cukup kompetitif dibandingkan para pesaing.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada saat menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, hingga tenaga. Jadi ada banyak hal yang harus disesuaikan," sambung Quartararo.

Ia bahkan secara terbuka mengakui kecepatan para rival terlihat sangat impresif sejak hari pertama. Sementara tim lain sudah menemukan ritme, Yamaha masih berupaya mencari keseimbangan ideal.

Kondisi tersebut juga tercermin dari hasil rekan setimnya, Alex Rins, yang finis di posisi ke-14 pada hari terakhir. 

Data sektor menunjukkan Quartararo cukup kuat di bagian awal lintasan, tetapi kehilangan banyak waktu di tiga sektor selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kami tahu di mana posisi kami, kami tahu bahwa kami sangat jauh, tetapi kami harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang bisa kami lakukan," tukas Quartararo.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT