News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Ungkap Biang Kerok Kalah Dramatis dari Garuda Jaya di Proliga 2026, Ternyata Gara-Gara Hal Ini

Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengungkapkan biang kerok Rendy Tamamilang dkk kalah dramatis dari Garuda Jaya di Seri Bandung Proliga 2026.
Minggu, 25 Januari 2026 - 09:04 WIB
Jakarta Bhayangkara Presisi vs Garuda Jaya di Proliga 2026 seri Bandung.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengungkapkan alasan Rendy Tamamilang dan kawan-kawan menelan kekalahan dramatis dari Garuda Jaya di Seri Bandung Proliga 2026.

Jakarta Garuda Jaya secara mengejutkan mampu meraih kemenangan dari Jakarta Bhayangkara Presisi selaku sang juara bertahan, di laga lanjutan pekan ketiga Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Fauzan Nibras dan kolega meraih kemenangan tipis dari Bhayangkara Presisi lewat duel lima set dengan skor 3-2 (25-19, 18-25, 21-25, 25-22, 15-12), yang berlangsung ketat.

Garuda Jaya yang didominasi berisikan para pemain muda seperti Dawuda, Fauzan Nibras, Haikal, dan Bagas, bermain tampil tanpa beban. Apalagi kehadiran pemain asing baru asal Rusia, Timofei Sokolov nyatanya mampu menjadi pembeda.

Bahkan tim muda binaan PBVSI itu beberapa kali mampu membuat Jakarta Bhayangkara Presisi yang didominasi oleh pemain senior nan berpengalaman cukup kewalahan. Alhasil, Garuda Jaya pun menang dramatis lewat full set.

Hasil ini menjadi pukulan yang menyakitkan bagi skuad Bhayangkara Presisi. Sebab sebelumnya mereka juga tumbang dari Jakarta LavAni di hari terakhir Seri Medan pada pekan lalu, sehingga ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi sang juara bertahan.

Pevoli asal Rusia, Timofei Sokolov saat beraksi bersama skuad Garuda Jaya di Seri Bandung Proliga 2026.
Pevoli asal Rusia, Timofei Sokolov saat beraksi bersama skuad Garuda Jaya di Seri Bandung Proliga 2026.
Sumber :
  • PBVSI

Reidel Toran selaku pelatih Bhayangkara Presisi mengaku bahwa anak asuhnya memang bermain di luar performa. Apalagi sejumlah pemain dijelaskan tidak dalam kondisi fit.

"Anak-anak beberapa kurang sehat," kata Reidel Toiran, kepada awak media.

Di sisi lain, Nur Widayanto selaku pelatih Garuda Jaya mengakui bahwa tim asuhannya melawan juara dua musim terakhir untuk menekan dari servis. 

"Dengan servis yang tajam membuat Nizar sulit untuk menyerang balik. Ternyata itu berjalan dengan baik," tukas Nur Widayanto usai laga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, mantan pelatih yang juga mantan pemain Samator itu mengaku salah satu kunci kemenangan lainnya ialah timnya bermain tanpa beban. 

"Anak-anak bermain lepas tanpa beban," jelasnya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT