Beda Nasib Dua Tim yang Ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks Merana di Korea Sedangkan Manisa BBSK Sempurna di Turki
- Facebook SAVA
tvOnenews.com - Nasib yang bertolak belakang dialami dua tim yang ditinggalkan Megawati Hangestri yakni Manisa BBSK di Liga Voli turki dan Red Sparks di Korea Selatan.
Di pertengahan tahun 2025 lalu, Megawati Hangestri memutuskan untuk tidak melanjutkan kariernya di Liga Voli Korea bersama Red Sparks.
Setelah mengakhiri Liga Voli Korea 2024/2025, Megawati Hangestri menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diberikan Red Sparks.
- KOVO
Dengan alasan keluarga. Mega menolak perpanjangan kontrak dari Red Sparks dan mengaku ingin bermain di kompetisi yang dekat dengan Indonesia.
Akan tetapi, Megawati Hangestri justru memutuskan untuk gabung tim Liga Voli Turki kasta kedua, Manisa BBSK.
Di tengah persiapan pramusim jelang Liga Voli Turki, Mega memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan memperkuat Bank Jatim di ajang Livoli Divisi Utama 2025.
Akan tetapi, setelah gelaran Livoli Divisi Utama 2025 berakhir, Mega justru tak kunjung kembali ke Turki dan membuat Manisa BBSK memilih untuk mengakhiri kerjasamanya dengan pevoli asal Jember itu.
Namun, alih-alih kesulitan tanpa Megawati Hangestri, Manisa BBSK justru tak terhentikan di Liga Voli Turki musim ini.
Anak asuh Gorkem Kazan kini bertengger di peringkat kedua klasemen Liga Voli Turki kasta kedua grup A.
- Instagram Manisa BBSK
Dari 11 pertandingan yang sudah dilakoni, Manisa BBSK hanya satu kali mengalami kekalahan yang diwarnai dengan 9 kemenangan beruntun.
Catatan 10 kemenangan membuat Manisa BBSK kini bertengger di peringkat kedua dengan koleksi 25 poin.
Kondisi tersebut seakan membuktikan jika meski tanpa kehadiran Megawati Hangestri yang digadang-gadang akan menjadi ujung tombak mereka musim ini, Manisa BBSK masih bisa mendominasi Kadinlar 1 Lig 2025/2026.
Hal itu justru berbanding terbalik dengan Red Sparks yang justru merana di Liga Voli Korea 2025/2026.
Pada gelaran Liga Voli Korea musim ini, Red Sparks justru terlihat kesulitan setelah kehilangan trio Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Hingga putaran keempat, anak asuh Ko Hee-jin masih belum bisa keluar dari dasar klasemen sementara.
Load more