News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lepas dari Bayang-Bayang Sanksi WADA, IADO Tatap 2026 dengan Optimisme

Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) menyambut tahun 2026 dengan rasa percaya diri setelah memperoleh kepastian dukungan anggaran negara yang dinilai lebih cukup dan tepat waktu. 
Rabu, 31 Desember 2025 - 19:02 WIB
Ketua Umum IADO, Gatot S Dewa Broto
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) menyambut tahun 2026 dengan rasa percaya diri setelah memperoleh kepastian dukungan anggaran negara yang dinilai lebih cukup dan tepat waktu. 

Kepastian tersebut datang usai Indonesia berhasil keluar dari bayang-bayang sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang sempat mengancam pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum IADO, Gatot S Dewa Broto, menilai pengalaman tahun lalu menjadi pelajaran berharga bagi lembaganya. Menurutnya, keterlambatan serta keterbatasan anggaran pada 2025 nyaris berujung pada hukuman dari WADA.

“Jika situasi seperti tahun 2025 kembali terjadi, risikonya sangat besar. Keterbatasan dan keterlambatan anggaran bisa membuat IADO kesulitan memenuhi kewajiban dan membuka peluang sanksi,” ujar Gatot dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa pada 2025, alokasi anggaran dari APBN baru diterima pada September dengan nilai yang tidak besar. 

Akibatnya, pembayaran gaji pegawai pun baru bisa dilakukan mulai Oktober dan tidak dapat dibayarkan secara surut sesuai ketentuan dalam Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.

Kondisi tersebut, lanjut Gatot, sempat menghambat kinerja organisasi dalam menjalankan program anti-doping secara maksimal. 

Meski demikian, IADO tetap berupaya memenuhi seluruh persyaratan WADA sehingga Indonesia akhirnya terhindar dari sanksi internasional.

Memasuki 2026, tantangan yang dihadapi IADO diperkirakan semakin berat. 
Hal ini seiring dengan padatnya agenda olahraga internasional, termasuk Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, serta berbagai kejuaraan dunia lainnya.

Gatot menekankan bahwa peran IADO tidak hanya sebatas melakukan tes doping. Tanggung jawab organisasi juga meliputi edukasi anti-doping, pengumpulan intelijen, penanganan dugaan pelanggaran, hingga memastikan seluruh prosedur sejalan dengan World Anti-Doping Code.

“IADO berkomitmen menjalankan semua tugas sesuai standar internasional demi menjaga nama baik olahraga Indonesia,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun berharap dukungan dan koordinasi dari pemerintah pada 2026 dapat berjalan lebih optimal, sehingga Indonesia tidak kembali dihadapkan pada ancaman sanksi yang berpotensi mengganggu keikutsertaan atlet maupun penggunaan simbol negara di ajang olahraga internasional.

(ant/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT