GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemula Wajib Tahu! Inilah Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Lapangan Padel, Pahami Etikanya

Sebagai pemula, beberapa etika di lapangan padel ini wajib kamu pahami dan taati. Supaya keseruan permainan di lapangan tetap terjaga.
Rabu, 24 Desember 2025 - 23:20 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

tvOnenews.com - Padel bukan sekadar olahraga tentang memukul bola ke dinding kaca; ini adalah olahraga sosial yang menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Karena lapangan padel yang relatif kecil dan tertutup, perilaku setiap pemain akan sangat terasa dampaknya bagi pemain lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pemula, memahami etika "tidak tertulis" di lapangan sangat penting agar permainan berjalan seru dan kamu tetap disenangi oleh komunitas.

 

3 Hal yang Boleh atau Harus Dilakukan

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Timothy Yiadom

1. Memberikan Bola dengan Sopan

Saat reli berakhir dan bola berada di area kamu, jangan asal memukul atau menendang bola ke arah lawan.

Ambil bola dengan tangan dan berikan umpan lambung yang mudah ditangkap atau pantulkan bola sekali ke arah lawan dengan pelan. Ini adalah bentuk penghormatan dasar dalam padel.

2. Meminta Maaf Saat "Net Cord" atau Mengenai Tubuh

Jika pukulan kamu mengenai pita net lalu jatuh di area lawan secara tidak sengaja (net cord), atau jika bola kamu mengenai tubuh lawan (body shot), sudah menjadi tradisi untuk mengangkat raket atau tangan sebagai tanda permintaan maaf.

Meskipun itu poin yang sah, secara etika, poin tersebut dianggap sebagai keberuntungan, bukan keahlian.

3. Datang Tepat Waktu

Padel biasanya dimainkan ganda (2 vs 2). Jika kamu terlambat 10 menit saja, kamu menunda keseruan tiga orang lainnya.

Selain itu, mengingat ketersediaan lapangan padel di kota besar sangat terbatas dan sistem sewanya per jam, ketepatan waktu adalah hukum wajib.

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

3 Hal yang Wajib Dihindari atau Tidak Boleh Dilakukan

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

1. Jangan Mengambil Bola Partner Tanpa Komunikasi

Salah satu kesalahan pemula yang paling mengesalkan adalah "mencuri" bola yang seharusnya menjadi bagian partnernya.

Selalu teriakkan "Mine!" atau "Yours!". Jika bola berada di tengah, biarkan pemain dengan posisi forehand yang mengambilnya. Jangan menjadi pemain dominan yang mengabaikan strategi tim.

2. Hindari Mengkritik Partner di Tengah Pertandingan

Padel adalah permainan psikologis. Memberi saran teknis saat poin sedang berjalan justru bisa merusak fokus partner.

Simpan masukan kamu untuk waktu istirahat atau setelah game selesai. Tetaplah positif dan berikan semangat seperti "Good try!" atau "Nice effort!" meskipun partner melakukan kesalahan.

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

3. Jangan Memukul Bola Terlalu Keras Saat Pemanasan

Sesi pemanasan (warm-up) bertujuan untuk melemaskan otot dan merasakan pantulan bola, bukan untuk mencari poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan melakukan smash mematikan ke arah lawan saat pemanasan. Berikan bola-bola yang enak agar semua pemain bisa merasakan bola dengan merata.

Menjadi pemain padel yang hebat dimulai dari menjadi pemain yang sopan. Dengan menjaga etika, kamu tidak hanya akan meningkatkan kualitas permainan secara teknis, tetapi juga memperluas jaringan pertemanan di komunitas padel. Ingat, orang akan lebih mengingat karakter kamu di lapangan daripada skor akhir pertandingan. (ism0

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT