News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenpora Sampaikan Kabar Baik soal Bonus SEA Games 2025: Kami segera Eksekusi

Kemenpora pastikan bonus SEA Games 2025 sesuai dengan janji presiden.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 23 Desember 2025 - 14:01 WIB
Tim Equestrian Indonesia sukses mempersembahkan medali emas pertama
Sumber :
  • NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan bahwa bonus bagi atlet peraih medali di SEA Games 2025 akan diberikan sesuai komitmen yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. 

Kepastian tersebut disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menpora Erick Thohir (tengah bawah), Wamenpora Taufik Hidayat (kiri bawah), berfoto bersama atlet usai upacara pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games 2025 di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (5/12).
Menpora Erick Thohir (tengah bawah), Wamenpora Taufik Hidayat (kiri bawah), berfoto bersama atlet usai upacara pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games 2025 di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (5/12).
Sumber :
  • Antara

Seperti diketahui, Presiden Prabowo menjanjikan bonus sebesar Rp1 miliar untuk setiap medali emas yang berhasil diraih kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. 

Surono memastikan realisasi bonus tersebut tidak akan memakan waktu lama.

Ia menjelaskan bahwa skema pembagian bonus telah disiapkan dan saat ini tinggal menunggu arahan lebih lanjut. 

Setelah mendapat persetujuan, Kemenpora akan segera menyalurkan bonus kepada para atlet. Hal itu disampaikan Surono dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin 22 Desember kemarin.

"Bonus tetap sesuai dengan janji dari bapak presiden, mungkin dalam waktu tidak terlalu lama," kata Surono.

"Kami sudah dapat skenario (pembagian bonus) mudah-mudahan Bapak Menteri (Erick Thohir) akan segera melaporkan ke Bapak Presiden apabila nanti ada petunjuk dari bapak presiden ya kami segera eksekusi," lanjutnya.

Terkait besaran bonus untuk peraih medali perak dan perunggu, Surono mengaku belum dapat menyampaikan angka pasti. 

Medali Emas kedua datang dari Safira Dwi Meilani yang tampil di nomor tanding kelas B (50–55 kg) putri SEA Games 2025
Medali Emas kedua datang dari Safira Dwi Meilani yang tampil di nomor tanding kelas B (50–55 kg) putri SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

Namun, ia menegaskan bahwa medali emas tetap akan mendapatkan apresiasi tertinggi mengingat perannya yang sangat menentukan posisi klasemen.

Menurutnya, selisih bonus antara medali emas dan perak cukup signifikan, meskipun rincian nominalnya masih dalam tahap pembahasan.

"Kan kemarin disampaikan Pak Menteri bahwa emas Rp1 miliar. Kemudian perbedaan karena emas ini sangat luar biasa menentukan peringkat maka seharusnya emas lebih dihargai. Tapi antara emas dan perak ya agak lumayan lah (selisihnya)," katanya lagi.

Pada SEA Games 2025, Indonesia menutup ajang dengan menempati posisi kedua klasemen akhir. Kontingen Merah Putih mengoleksi total 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian tersebut tidak hanya melampaui target awal 80 medali emas, tetapi juga menjadi raihan emas terbanyak ketiga yang pernah dicatat Indonesia saat berlaga di SEA Games yang digelar di luar negeri.

(ant/aes)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT