News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Peringkat Ketiga, Media Vietnam Klaim Vietnam Lebih Unggul dari Indonesia di SEA Games 2025

Meski resmi menempati posisi ketiga, media Vietnam menilai kontingen mereka lebih unggul daripada Indonesia dalam hal efisiensi medali emas di SEA Games 2025.
Senin, 22 Desember 2025 - 15:20 WIB
Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile saat upacara penutupan Sea Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pesta olahraga Asia Tenggara SEA Games 2025 resmi ditutup pada Sabtu (20/12/2025). Berdasarkan klasemen akhir perolehan medali, Thailand menjadi juara umum, sementara Indonesia menempati posisi kedua dengan total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.

Thailand memastikan gelar juara umum setelah mengumpulkan 233 emas, 154 perak, dan 112 perunggu, dengan total 499 medali. Sebagai tuan rumah, Thailand memimpin klasemen sejak awal kompetisi dan berhasil mempertahankan jarak hingga penutupan SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia berada di peringkat kedua dengan capaian 91 medali emas, melampaui target yang ditetapkan Kemenpora. Total 333 medali yang diraih juga termasuk salah satu pencapaian terbesar Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaannya di SEA Games.

Jason Donovan Yusuf (kiri) dan Masniari Wolf (kanan) peraih medali emas dari cabor renang di SEA Games 2025
Jason Donovan Yusuf (kiri) dan Masniari Wolf (kanan) peraih medali emas dari cabor renang di SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram/j_dysf | Dok. Akuatik Indonesia

Posisi ketiga ditempati Vietnam dengan koleksi 87 emas, 81 perak, dan 110 perunggu, total 278 medali. Sementara itu, Malaysia berada di posisi keempat dengan 57 emas, 57 perak, dan 117 perunggu (231 medali).

Meski demikian, media Vietnam melaporkan bahwa Vietnam seharusnya berada di peringkat kedua. Dengan tajuk berita, "Vietnam secara tak terduga melampaui Indonesia, finis di posisi kedua pada SEA Games."

Menurut The Thao247, meski Vietnam tidak mencapai targetnya di SEA Games ke-33, jika melihat rasio medali emas terhadap jumlah atlet, posisi mereka tetap sangat tinggi.

"Vietnam menempati peringkat ke-3 dalam klasemen perolehan medali SEA Games ke-33 (87 medali emas dari total 278 medali), tetapi jika dibandingkan dalam hal 'efisiensi medali emas' per atlet, delegasi olahraga Vietnam termasuk kelompok terdepan: menempati peringkat kedua di seluruh SEA Games dalam hal rasio medali emas per atlet yang berpartisipasi, hanya di belakang negara tuan rumah Thailand (15,2 medali emas/100 atlet)."

Statistik menunjukkan Vietnam meraih rata-rata 10,3 medali emas per 100 atlet, memenangkan 87 medali emas dari 842 atlet. Dari perspektif efisiensi, Vietnam mendominasi kompetisi dan tetap mencatat jumlah medali emas signifikan, melebihi Indonesia yang menempati posisi di atas Vietnam dalam klasemen keseluruhan. Indonesia meraih 8,9 medali emas per 100 atlet.

Sebagai catatan, kontingen Vietnam termasuk salah satu yang terkecil di antara negara-negara besar Asia Tenggara. Dengan 842 atlet, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan Singapura (930), dan jauh lebih kecil dibanding Filipina, Malaysia, dan Indonesia yang membawa lebih dari 1.000 atlet. Thailand, sebagai tuan rumah, mendominasi dengan 1.531 atlet, hampir dua kali lipat jumlah Vietnam.

"Meski memiliki kontingen lebih kecil, Vietnam menunjukkan performa signifikan. Efisiensi medali emas Vietnam hampir 1,84 kali lebih tinggi daripada Singapura dan lebih dari dua kali lipat Malaysia, yang akan menjadi tuan rumah SEA Games 2027," tulis laporan media Vietnam.

Hanya Thailand yang berada di atas Vietnam dalam hal efisiensi, sejalan dengan target tinggi tuan rumah yang berhasil meraih 233 medali emas, rekor baru SEA Games.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan media Vietnam, berikut rasio medali emas per 100 atlet di SEA Games ke-33:

  • Thailand: 15,2
  • Vietnam: 10,3
  • Indonesia: 8,9
  • Singapura: 5,6
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT