News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Kierana Alexandra? Atlet Skating Berusia 17 Tahun Pembawa Bendera Indonesia di Closing Ceremony SEA Games 2025

Kierana Alexandra Laut mendadak jadi sorotan setelah dirinya dipercaya untuk memimpin rombongan defile Indonesia di closing ceremony SEA Games 2025 Thailand.
Minggu, 21 Desember 2025 - 11:34 WIB
Atlet ice skating Indonesia di SEA Games 2025 Kierana Alexandra Laut
Sumber :
  • Instagram @kieranaskate

tvOnenews.com - Nama Kierana Alexandra Laut belakangan viral ketika dirinya berada di barisan kontingen Indonesia dalam pesta olahraga SEA Games 2025.

Bagaimana tidak, Kiera Laut juga berhasil menyumbang masing-masing satu perak dan perunggu di cabang olahraga ice skating untuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, berkat pencapaiannya itu, Kiera Laut dipercaya untuk membawa bendera Indonesia ketika berdefile dalam closing Ceremony SEA Games 2025, Sabtu (20/12) kemarin.

Saat upacara pembukaan SEA Games 2025 lalu, atlet lari Robi Syianturi dan pevoli Megawati Hangestri yang dipercaya pimpin rombongan defile Indonesia.

Namun saat upacara penutupan SEA Games 2025, giliran atlet ice skating berusia 17 tahun Kierana Alexandra Laut yang jadi orang terdepan di barisan defile Indonesia.

Momen itu terjadi di Rajamangala Stadium, Bangkok, Sabtu malam WIB (20/12), di mana Kierana Alexandra Laut dipilih sebagai simbol munculnya generasi baru olahraga Indonesia. 

Pada ajang SEA Games pertamanya ini, Kierana pastikan satu perak dari nomor short track speed skating mixed relay dan satu perunggu dari nomor 1500 meter individual.

Kierana Alexandra Laut bahkan merasa sedikit gugup ketika dirinya memimpin defile bendera Indonesia di upacara penutupan SEA Games 2025.

“Saya merasa sangat terhormat dipercaya membawa bendera Indonesia. Sempat nervous, tapi ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan,“ ujar Kierana.

Profil Kierana Alexandra Laut

Atlet ice skating Indonesia di SEA Games 2025 Kierana Alexandra Laut
Atlet ice skating Indonesia di SEA Games 2025 Kierana Alexandra Laut
Sumber :
  • Instagram @kieranaskate

Kierana Alexandra Laut merupakan atlet ice skating dari Jakarta yang baru berusia 17 tahun ketika dirinya mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2025.

Ibu dari gadis ini bernama Marini Sutrisno asal Jember serta ayahnya yakni Alex Laut merupakan pria dengan latar belakang Siantar, Sumatera Utara. 

Meski kedua orang tuanya asli Nusantara, namun Kierana Alexandra lahir dan besar di Kanada hingga memilih untuk melanjutkan studinya negara tersebut.

Tak jarang, Kierana Alexandra membagikan kesehariannya di media sosial, baik sebagai seorang pelajar maupun atlet yang harus berlatih keras tiap harinya.

Sejak kecil, Kierana Alexandra sudah berpartisipasi dalam sejumlah turnamen, termasuk ikut beberapa kejuaraan lokal di Kanada, tempat tinggalnya.

Bergabung dengan klub bernama Speed Skating British Columbia, atlet berusia 17  tahun tersebut tercatat turun di beberapa turnamen bergengsi.

  • Canadian Youth Short Track Championship West 2022
  • Canada Winter Games 2023
  • Western Elite Circuit 2 2024
  • BC Winter Games 2024
  • BC Short Track Championship 2024
  • Canada Junior Open 2025

Pada tanggal 2-3 Desember 2023, Kierana Alexandra Laut ikut dalam kejuaraan ISU Junior World Cup 2, yang berlangsung di Leeuwarden, Belanda. 

Lalu di Indonesia, Kierana Alexandra Laut merupakan bagian dari tim ice skating DKI Jakarta. Debutnya pertama kali terjadi di laga eksebisi PON Aceh-Sumut 2024.

Di sana, gadis kelahiran Kanada tersebut mampu merebut medali emas serta tampil untuk beberapa nomor, termasuk beregu bagi tim DKI Jakarta.

Selain itu, Kierana Alexandra Laut pernah mencatatkan sejumlah prestasi seperti medali perak Asian Open Short Track 2024 - Junior B Girls 1000m dan masuk kualifikasi Olimpiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, medali emas juga berhasil dipersembahkan pada ajang Skate-Tec Western Elite Circuit 1, Calgary kategori Junior Women serta Indonesia Open 2024.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT