Tim Indonesia Cetak Sejarah Jika Finis Sebagai Runner Up SEA Games 2025, Presiden NOC Indonesia Apresiasi Kerja Keras Seluruh Stakeholder Terkait
- NOC Indonesia-Didik Setiawan
Tanpa mengesampingkan perjuangan cabor non-Olimpiade, Okto menyebut cabang seperti bulutangkis, atletik, renang (akuatik), menembak, triathlon, tenis, angkat besi, panahan, hingga panjat tebing sebagai sinyal positif arah pembinaan olahraga nasional ke depan.
“Saya mengusulkan sudah saatnya kita fokus pada pembinaan cabor Olimpiade. Hasil di Thailand ini membuktikan kita punya potensi besar jika pembinaannya dilakukan dengan baik. Target kita bukan hanya SEA Games, tapi Olimpiade,” ujarnya.
Okto juga mengungkapkan bahwa fokus pada cabor Olimpiade sejalan dengan program Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Bahkan, Menpora telah mengarahkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke depan lebih memprioritaskan cabor Olimpiade.
“Ada rencana mulai PON NTB–NTT, komposisi cabang olahraga yang dipertandingkan terdiri dari 70 persen cabor Olimpiade, 20 persen non-Olimpiade, dan 10 persen cabang olahraga tuan rumah,” pungkas Okto. (hfp)
Load more