News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kickboxing Indonesia Kembali Didzolimi, Usai Manajer Dideportasi Kini Atlet Dicurangi Wasit SEA Games 2025

Andi Mesyara Jerni tampil di babak semifinal nomor women's tatami: point fighting 50 kg yang berlangsung pada Senin (15/12/2025). Dia pun menghadapi wakil Vietnam, Hoang Thi Thuy Giang untuk merebut satu posisi di babak final. 
Selasa, 16 Desember 2025 - 00:53 WIB
Usai Manajer Dideportasi Kini Atlet Dicurangi Wasit SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram - Andi Mesyara Jerni

Jakarta, tvOnenews.com - Kickboxing Indonesia kembali mengalami nasib buruk dalam gelaran SEA Games 2025. Setelah sang manajer, Neneng Rosi Nurasjati dideportasi, kini giliran atlet kickboxing, Andi Mesyara Jerni yang merasa dicurangi oleh wasit. 

Andi Mesyara Jerni tampil di babak semifinal nomor women's tatami: point fighting 50 kg yang berlangsung pada Senin (15/12/2025). Dia pun menghadapi wakil Vietnam, Hoang Thi Thuy Giang untuk merebut satu posisi di babak final. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun bukannya lolos ke babak final atau kalah terhormat, Andi Mesyara Jerni justru dicurangi oleh wasit yang memimpin pertandingan. Dia pun mengunggah video di akun Instagram pribadinya menjelaskan kronologi kekalahan 8-11 itu. 

"Saya bertanding di semifinal, ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan yang sejujurnya saya itu heran sekali dengan sistem penilaiannya mereka bagaimana," kata Andi Mesyara Jerni dikutip dari akun Instagram pribadinya. 

Andi Mesyara Jerni unggul di ronde pertama yang membuatnya tampil tenang. Namun di ronde kedua, dia mendapatkan teguran dari wasit untuk tampil lebih fight. 

"Saya harus menyerang. Tapi di sini saya bingung kenapa saya harus menyerang. Saya kan punya strategi sendiri.
Kalau misalnya saya tidak mau menyerang, kenapa kamu memaksa saya untuk menyerang? Kenapa? Kenapa kamu menyuruh saya untuk menyerang? Padahal di kickboxing kalau kami hanya ke kanan, ke kiri itu tidak masalah," keluh Andi Mesyara Jerni. 

Tak berhenti di sana, kekesalan Andi Mesyara pun memuncak ketika adanya poin bersama yang mana wasit justru tak memberinya poin. 

"Poinku stuck sedangkan lawanku poinnya naik, nah terus poin yang ketiga. Saat wasit mengatakan stop. Waktu tidak stop sama sekali, tapi ketika jari aku keluar dai glove justru di-stop, saya heran ada apa ini," katanya.

Atlet 26 tahun ini pun semakin heran ketika dia melakukan block pada lawan namun wasit justru memberi poin pada lawan. Dia pun semakin terkejut ketika lawan mendapatkan poin signifikan di ronde kedua ketika dia kalah di ronde pertama. 

"Padahal lawanku tidak pernah menendang badan, menendang kepala. Tidak pernah menendang sama sekali ke bagian itu. Kalau pun menendang, saya blocking, saya tangkis, ini saya heran sekali, benar-benar heran dengan penilaiannya," kata Andi. 

Andi Mesyara mengakui ini menjadi masalah bertubi-tubi setelah sang manajer dipulangkan paksa alias deportasi dari Thailand. Tim Kickboxing Indonesia pun harus sendirian dengan kecurangan yang terus terjadi. 

"Jadi saya benar-benar minta tolong. Ini memang kita ada kesengajaan untuk dicurangi. Karena manajer kami sudah dipulangkan. Jadi manajer kami tidak bisa protes. Kami tidak ada yang bisa protes, sudah sempat tadi kita coba untuk protes tapi katanya waktunya habis," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun turut mengunggah penampilannya di lapangan dan keputusan rancu sang wasit. Dia meminta Kemenpora dan NOC Indonesia untuk turun tangan atas kecurangan ini.

"Kami di cabur kickboxing dari kemarin itu benar-benar memprihatinkan," katanya. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT