News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasih Juara Umum SEA Games 2025 ke Tuan Rumah, Posisi Runner Up Klasemen Sementara Perolehan Medali Masih Milik Tim Indonesia

Mundurnya Kamboja serta cabang olahraga unggulan yang dipilih tuan rumah membuat Tim Indonesia bahkan tak dapat sekalipun mengejar ketertinggalan di klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 per Senin (15/12/2025). 
Senin, 15 Desember 2025 - 23:37 WIB
Kasih Juara Umum SEA Games 2025 ke Tuan Rumah
Sumber :
  • NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro

Jakarta, tvOnenews.com - Posisi juara umum SEA Games 2025 sudah hampir pasti milik tim tuan rumah Thailand. Untuk itu, posisi runner up pun menjadi tempat panas untuk diperebutkan. 

Mundurnya Kamboja serta cabang olahraga unggulan yang dipilih tuan rumah membuat Tim Indonesia bahkan tak dapat sekalipun mengejar ketertinggalan di klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 per Senin (15/12/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini tim tuan rumah mencetak rekor dengan meraih 143 medali emas, 89 medali perak dan 62 medali perunggu. Angka ini diprediksi masih akan terus bertambah mengingat gelaran SEA Games 2025 masih akan berlangsung sampai 20 Desember 2025 mendatang. 

Tim Indonesia pun masih mengamankan posisi dua klasemen sementara dengan raihan 52 medali emas, 65 medali perak dan 68 medali perunggu. 

Vietnam pun masih membayangi Tim Indonesia dengan berada di posisi tiga atas 40 medali emas, 46 medali perak, dan 69 medali perunggu disusul oleh Singapura yang memiliki 34 medali emas, 32 medali perak dan 41 medali perunggu. 

Di sisi lain, Malaysia justru menyalip Filipina dengan berada di urutan kelima atas 26 medali emas, 28 medali perak dan 82 medali perunggu. Filipina hanya tersalip satu medali dengan saat ini memiliki 25 medali emas, 37 medali perak dan 83 medali perunggu. 

Di sisi lain, Myanmar masih nyaman berada di posisi tujuh dengan raihan tiga medali emas, 17 medali perak dan 19 medali perunggu. Disusul oleh Laos dengan dua medali emas, enam medali perunggu dan 18 medali perak. 

Brunei Darussalam akhirnya pecah telur setelah meraih medali emas dari cabor wushu. Total Brunei Darussalam memiliki satu medali emas, tiga medali perak dan empat mendali perunggu. Sementara itu, Timor Leste masih di dasar klasemen dengan hanya memiliki dua medali perunggu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut Update Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025 Per Senin 15 Desember 2025:

(medali emas, medali perak, medali perunggu, jumlah medali)
1. Thailand: 143, 89, 62, 294
2. Indonesia: 52, 65, 68, 185
3. Vietnam: 40, 46, 69, 155
4. Singapura: 34, 32, 41, 107
5. Malaysia: 26, 28, 82, 136
6. Filipina: 25, 37, 83, 145
7. Myanmar: 3, 17, 19, 29
8. Laos: 2, 6, 18, 26
9. Brunei Darussalam: 1, 3, 4, 8
10. Timor Leste: 0, 0, 2, 2

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT