News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Kumpulkan 7 Medali Emas, Atletik Indonesia Capai Target Lebih Awal di SEA Games 2025

Hingga Minggu 14 Desember 2025 kemarin, kontingen Indonesia dari cabor atletik sudah mengamankan tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Senin, 15 Desember 2025 - 15:08 WIB
Dina Aulia (kanan) buat medali emas SEA Games sebagai motivasi lolos Olimpiade
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen atletik Indonesia tampil impresif di SEA Games 2025 Thailand dengan memastikan target perolehan medali tercapai lebih cepat dari jadwal. 

Hingga Minggu 14 Desember 2025 kemarin, tim Merah Putih sudah mengamankan tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Medali emas terkini didapat kontingen Indonesia dari cabang olahraga (cabor) atletik lewat Diva Renata Jayadi  di nomor lompat galah putri.
Medali emas terkini didapat kontingen Indonesia dari cabang olahraga (cabor) atletik lewat Diva Renata Jayadi di nomor lompat galah putri.
Sumber :
  • Instagram/timindonesiaofficial

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan atletik nasional. 

Menurutnya, hasil hingga hari keempat membuktikan bahwa sasaran yang dipasang sejak awal bahkan berpeluang terlampaui.

Perjalanan atletik Indonesia diawali dengan hasil cukup menjanjikan pada hari pertama perlombaan. 

Satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu langsung diraih, dengan Diva Renatta Jayadi mencuri perhatian lewat emas lompat galah putri.

Diva mencatatkan lompatan setinggi 4,35 meter, yang bukan hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga memecahkan rekor SEA Games sekaligus rekor nasional.

Tren positif berlanjut pada hari kedua, terutama di nomor 100 meter gawang putri. Dina Aulia tampil dominan dan berhasil merebut emas, sementara Emilia Nova harus puas berada di posisi kedua.

Masih di hari yang sama, tambahan medali perunggu disumbangkan oleh Idan Fauzan Richsan melalui nomor dasalomba putra.

Ilustrasi medali emas SEA Games 2025
Ilustrasi medali emas SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

Sebelumnya pada Sabtu 13 Desember, Maria Natalia Londa kembali menunjukkan konsistensinya sebagai atlet andalan Indonesia. Ia meraih emas lompat jangkit putri dengan catatan lompatan sejauh 13,85 meter.

Medali tersebut memiliki arti spesial karena menjadi emas ke-17 Maria sepanjang keikutsertaannya di ajang SEA Games, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet tersukses Indonesia.

Puncak pencapaian terjadi pada hari keempat, Minggu (14/12), ketika Indonesia mendominasi dengan menyapu bersih empat medali emas dari nomor yang dipertandingkan hari itu.

Robi Syianturi dan Odekta Elvina Naibaho lebih dulu mempersembahkan emas dari nomor maraton putra dan putri. Keberhasilan tersebut kemudian dilengkapi oleh Hendro Yap dan Violine Intan yang meraih emas di nomor jalan cepat 20.000 meter.

Catatan tersebut menjadi sejarah baru bagi atletik Indonesia, karena untuk pertama kalinya mampu meraih emas ganda di nomor maraton dan jalan cepat dalam satu edisi SEA Games.

Luhut menilai kesuksesan ini tidak lepas dari pembinaan jangka panjang yang konsisten, termasuk program latihan terpusat di Pusat Pelatihan Atletik Pangalengan. Ia juga mengapresiasi dedikasi para atlet, pelatih, serta seluruh tim pendukung.

Dengan cabang atletik yang masih menyisakan dua hari pertandingan pada Senin dan Selasa 16 Desember mendatang, peluang untuk menambah pundi-pundi medali masih sangat terbuka. Luhut pun berharap para atlet tetap menjaga fokus, performa, dan mental bertanding hingga kompetisi benar-benar usai.

Jadwal wakil Indonesia di caboar atletik, SEA Games 2025, Senin (15/12/2025)

Atletik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyisihan 09.00 - 18.25 WIB
Final: 16.30 - 19.00 WIB

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT