News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampil Stabil di Kelas 58 Kg, Natasya Beteyob Sumbang Perak untuk Indonesia di SEA Games 2025

Natasya Beteyob, berhasil mempersembahkan medali perak bagi kontingen Merah Putih pada ajang SEA Games 2025 Thailand. 
Minggu, 14 Desember 2025 - 20:02 WIB
Logo SEA Games 2025
Sumber :
  • SEA GAMES Thailand 2025

Jakarta, tvOnenews.com - Lifter putri Indonesia, Natasya Beteyob, berhasil mempersembahkan medali perak bagi kontingen Merah Putih pada ajang SEA Games 2025 Thailand. 

Ia tampil di kelas 58 kilogram putri yang berlangsung di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atlet angkat besi Indonesia, Natasya Beteyob
Atlet angkat besi Indonesia, Natasya Beteyob
Sumber :
  • Antara

Dalam pertandingan tersebut, Natasya mencatatkan total angkatan 218 kilogram. Rinciannya, ia membukukan 98 kilogram pada angkatan snatch dan 120 kilogram pada clean and jerk.

Medali emas direbut oleh lifter tuan rumah, Suratwadee Yodsarn, yang mengoleksi total angkatan 224 kilogram. Sementara itu, perunggu menjadi milik atlet Vietnam, The Tam Quang, dengan total 215 kilogram.

Natasya menunjukkan performa meyakinkan, terutama pada sesi snatch. Ia sukses menuntaskan seluruh percobaan angkatan dan menjadi yang terbaik di nomor tersebut dibandingkan para pesaingnya.

Ia memulai snatch dengan beban 93 kilogram, lalu melanjutkan ke 96 kilogram, dan menutupnya dengan angkatan 98 kilogram tanpa kendala berarti.

Pada sesi clean and jerk, lifter berusia 25 tahun itu juga tampil stabil. Dua angkatan awal di 116 kilogram dan 120 kilogram berhasil diangkat dengan baik. 

Namun, upaya ketiga di beban 123 kilogram belum berhasil, sehingga ia harus puas finis di posisi kedua. Raihan perak ini menjadi peningkatan prestasi bagi Natasya di ajang SEA Games. 

Pada edisi Vietnam 2021, ia turun di kelas 55 kilogram dan hanya mampu membawa pulang medali perunggu dengan total angkatan 188 kilogram.

Saat itu, ia harus mengakui keunggulan lifter Filipina Hidilyn Diaz dan atlet Thailand Sanikun Tanasan yang berada di atasnya.

Di hari yang sama, cabang angkat besi Indonesia juga menambah medali perunggu lewat lifter senior Eko Yuli Irawan di kelas 65 kilogram putra. Eko mencatatkan total angkatan 304 kilogram dari snatch 138 kilogram dan clean and jerk 166 kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Medali emas di kelas tersebut diraih oleh atlet Thailand Patsaphong Tongsuk, sedangkan perak menjadi milik lifter Malaysia Muhamad Aznil Bidin.

Sebelumnya, Indonesia telah lebih dulu mengamankan medali emas pertama dari cabang angkat besi melalui Luluk Diana Tri Wijayana. Ia tampil gemilang di kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan tertinggi 184 kilogram.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT