News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Fokus Pemulihan Cedera, Eko Yuli Sebut Medali Perunggu di SEA Games 2025 Sudah Sesuai Target

Lifter Indonesia, Eko Yuli mengak tetap puas meski hanya meraih medali perunggu di SEA Games 2025,
Minggu, 14 Desember 2025 - 17:49 WIB
Atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, menilai raihan medali perunggu di kelas 65 kg putra pada SEA Games 2025 Thailand sudah sejalan dengan target yang ditetapkan oleh PB PABSI.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Chon Buri Sports Schools, Minggu, Eko harus puas finis di posisi ketiga dengan total angkatan 304 kilogram. Rinciannya, ia mencatat 138 kilogram pada angkatan snatch dan 166 kilogram di clean and jerk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan
Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww

Medali emas direbut lifter tuan rumah Thailand, Patsaphong Tongsuk, dengan total angkatan 307 kilogram. Sementara itu, perak menjadi milik atlet Malaysia, Muhamad Aznil Bidin, yang mengumpulkan total 306 kilogram.

Eko mengungkapkan bahwa hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan performa meski belum mencapai kondisi terbaiknya. Ia menilai progres angkatan dari kejuaraan ke kejuaraan terus mengalami peningkatan.

Persaingan di kelas 65 kilogram berjalan sangat ketat sejak awal. Pada sesi snatch, Eko sukses menuntaskan angkatan 135 dan 138 kilogram, namun gagal mengeksekusi percobaan terakhir di 140 kilogram.

Situasi serupa terjadi pada clean and jerk. Eko hanya berhasil pada angkatan pertama seberat 166 kilogram, sementara dua percobaan berikutnya di 168 kilogram tidak berhasil diangkat.

Menurut Eko, keterbatasan waktu persiapan akibat fokus pemulihan cedera menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Meski begitu, ia tetap bersyukur masih mampu naik podium di ajang SEA Games kali ini.

Ia juga menyoroti munculnya banyak lifter muda yang mulai menunjukkan kualitas dan potensi besar di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil di Thailand sekaligus mengakhiri dominasi emas Eko Yuli Irawan yang selalu ia raih sejak SEA Games Filipina 2019.

Dengan tambahan satu perunggu ini, koleksi medali SEA Games Eko kini menjadi tujuh emas, dua perak, dan satu perunggu sepanjang kariernya di ajang olahraga Asia Tenggara tersebut.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT