News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merah Putih Dominasi di Kolam Renang! Indonesia Amankan Dua Emas dari Jason Donovan dan Masniari Wolf di SEA Games 2025

Perenang Indonesia kembali menorehkan hasil mentereng pada ajang SEA Games 2025.
Kamis, 11 Desember 2025 - 20:52 WIB
Jason Donovan dan Masniari Wolf
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Perenang Indonesia kembali menorehkan hasil mentereng pada ajang SEA Games 2025. Dua medali emas berhasil diamankan pada final cabang renang yang berlangsung di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Kamis (11/12/2025).

Pada sesi tersebut, Indonesia menurunkan sejumlah perenang terbaiknya. Hasilnya benar-benar memuaskan setelah dua wakil Tanah Air tampil dominan di nomor yang mereka ikuti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka adalah Jason Donovan Yusuf dan Masniari Wolf. Keduanya menunjukkan performa impresif yang membuat Merah Putih kembali berdiri di podium tertinggi.

Jason Donovan Yusuf tampil on fire di nomor gaya punggung. Konsistensinya kembali terbukti setelah sehari sebelumnya juga meraih medali emas.

Jason Donovan Yusuf
Jason Donovan Yusuf
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Setelah menyabet medali emas nomor 100 meter gaya punggung putra pada Rabu (10/12/2025), Jason kembali berjaya. Kali ini ia menjadi yang terbaik pada nomor 50 meter gaya punggung.

Jason finis tercepat dengan catatan waktu 25,36 detik. Catatan tersebut mengukuhkan dominasinya di nomor sprint gaya punggung.

Perenang senior Indonesia, I Gede Siman Sudartawan, juga tak mau kalah. Ia berhasil meraih medali perunggu pada nomor ini dan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai atlet berpengalaman.

Dia merampungkan lomba 50 meter gaya punggung tersebut dengan catatan waktu 25,49 detik. Adapun medali perak diraih perenang Singapura, Quah Zheng Wen.

I Gede Siman Sudartawan dan Jason Donovan
I Gede Siman Sudartawan dan Jason Donovan
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Sebelumnya, Jason Donovan meraih medali emas di nomor 100 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 55,08 detik. Ini menjadi catatan menakjubkan bagi perenang Indonesia tersebut.

Ini menjadi penampilan perdananya di ajang SEA Games, tetapi ia langsung bisa menyumbang dua medali emas. Prestasi ini tentunya menambah optimisme tim renang Indonesia.

Jason mengaku sangat senang bisa kembali mendulang emas di SEA Games 2025. Apalagi capaian ini mampu mengalahkan para perenang yang notabene senior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seru banget, senang banget bisa mempertahankan medali emas di nomor 50 meter gaya punggung ini," ujar Jason, Kamis (11/12/2025).

Jason pun mengaku bahwa pada awalnya ia tak terlalu peduli dengan hasil yang diraih. Menurutnya, hal yang paling penting adalah memberikan yang terbaik untuk tim Akuatik Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT