News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Salah Pasang Bendera Indonesia, Dua Negara ini Juga jadi Korban Blunder Thailand saat Opening Ceremony SEA Games 2025

Thailand lagi-lagi bikin blunder di gelaran SEA Games 2025 yang kali ini terjadi saat acara opening ceremony.
Rabu, 10 Desember 2025 - 13:58 WIB
SEA Games 2025
Sumber :
  • Facebook/SEA GAMES Thailand 2025

tvOnenews.com - Thailand lagi-lagi bikin blunder di gelaran SEA Games 2025 yang kali ini terjadi saat acara opening ceremony.

Sebelumnya, Thailand sempat bikin heboh ketika mereka keliru memasang bendera Indonesia dan Thailand saat mengumumkan jadwal pertandingan Futsal di SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada unggahan di akun resmi SEA Games 2025, mereka memajang bendera Kamboja dan Vietnam pada pertandingan yang mempertemukan Indonesia dan Thailand.

Thailand salah pasang bendera Indonesia dan Vietnam
Thailand salah pasang bendera Indonesia dan Vietnam
Sumber :
  • Soha.vn

Momen salah pasang bendera itu pun kembali terjadi saat opening ceremony SEA Games 2025 yang berlangsung pada Selasa 9 Desember kemarin.

Pada acara yang dikemas dengan meriah itu, Thailand lagi-lagi keliru memasang bendera Indonesia.

Hal itu terjadi saat panitia menampilkan momen Indonesia ketika menjadi tuan rumah SEA Games 1997.

Alih-laih menampilkan bendera Merah Putih, mereka justru menunjukan bendera Singapura pada video tersebut.

Tapi bukan cuma Indonesia yang menjadi korban blunder Thailand saat Opening Ceremony SEA Games 2025.

Melansir dari unggahan akun instagram @seasiagoal, Vietnam dan juga Kamboja menjadi korban kesalahan Thailand saat opening Ceremony SEA Games 2025.

Opening Ceremony SEA Games 2025
Opening Ceremony SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd/foc

Pada momen perkenalan Vietnam di Opening Ceremony, Panitia SEA Games 2025 tidak menunjukan peta wilayah Vietnam secara utuh.

Panitia SEA Games 2025 tidak menampilkan pulau Hoang Sa dan Truong Sa pada video perkenalan tim Vietnam.

Tak hanya itu, panitia penyelenggara SEA Games 2025 juga keliru menyebut jumlah medali yang sudah diraih Vietnam di ajang Multi Event terbesar se-Asia Tenggara ini.

Panitia Penyelenggara SEA GAmes 2025 menulis kalau Vietnam sudah mengumpulkan 547 medali padahal seharusnya 574.

Sementara itu, Kamboja juga menjadi korban kesalahan panitia SEA Games saat acara Opening Ceremony.

Blunder Panitia SEA Games di Opening Ceremony
Blunder Panitia SEA Games di Opening Ceremony
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar @seasiagoal/Soha.vn

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen itu terjadi saat lampu LED kontingen Kamboja menjadi satu-satunya yang mati dari 10 negara peserta SEA GAmes di acara parade atlet.

Momen itu pun langsung mendapatkan sorotan dari masyarakat di media sosial dan mulai mengaitkannya dengan ketegangan yang terjadi antara Thailand dan Kamboja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT