News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Jember Punya Megawati Hangestri, Brebes juga Bisa Lahirkan Opposite Masa Depan Voli Indonesia, Klub Luar Negeri Siap Antre

Tak mau kalah dari Jember yang lahirkan seorang Megawati Hangestri, Brebes diam-diam sudah temukan calon bintang berbakat yang bisa bikin klub luar negeri antre
Minggu, 9 November 2025 - 13:59 WIB
Pyo seung-ju dan Megawati Hangestri saat membela Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Atlet voli Indonesia yang beberapa kali berkarier di luar negeri yaitu Megawati Hangestri merupakan putri kelahiran Jember, Jawa Timur.

Namun bukan hanya Jember saja yang mampu lahirkan bakat seperti Megawati Hangestri, ternyata Brebes, Jawa Tengah juga demikian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Titel 'The Next Megawati Hangestri' langsung melekat pada atlet voli putri muda asal Banyumas ini yang belakangan sosoknya disamakan dengan Megatron.

Dua pekan sudah Megawati Hangestri menyudahi kontraknya dengan Manisa BBSK. Padahal, ia belum debut di pertandingan resmi liga Turki.

Melalui rilis di akun media sosialnya, Manisa BBSK mengatakan jika Megawati Hangestri tak mengikuti kesepakatan yang telah terjalin di dalam kontrak.

Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

 

Yaitu tidak segera kembali ke Turki pada waktu yang telah ditentukan, tepatnya tiga hari setelah Bank Jatim menyelesaikan Livoli Divisi Utama 2025.

Megawati Hangestri beralasan bahwa dirinya ingin memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia yang sebentar lagi akan bertolak ke Thailand untuk SEA Games 2025.

Akan tetapi, Manisa BBSK terlanjur murka. Pemutusan kontrak dilakukan terhadap Megawati Hangestri tanpa kompensasi bahkan langsung punya penggantinya.

Sontak, sikap Megawati Hangestri tersebut membuat volimania tanah air khawatir. Mereka risau jika ada putri Indonesia yang nantinya akan sulit untuk abroad setelah kasus ini.

Walau begitu, kekhawatiran ini mungkin akan segera terobati karena sebentar lagi muncul sosok yang bisa saja jauh lebih siap untuk berkarier di Eropa seperti Mega.

Sosok yang dimaksud adalah Lintang Yulia Prasasti, pemudi kelahiran Brebes, Jawa Tengah pada 9 Juli 2007 atau kini genap berusia 18 tahun.

Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Lintang Yulia Prasasti
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Lintang Yulia Prasasti
Sumber :
  • Instagram @sumutfalcons

 

Berasal dari Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Lintang Yulia Prasasti menyelesaikan pendidikannya di SMAS Islam Taalamul Huda, Bumiayu.

Sebelum menggeluti olahraga voli, Lintang Yulia Prasasti ternyata menjadi andalan daerahnya yaitu Brebes untuk cabang atletik di nomor 100 meter.

Ia berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga atletik nomor 100 meter di event O2SN tingkat nasional pada bulan September 2023 silam.

Setelah lulus, perempuan bertinggi badan 180 cm itu fokus ke olahraga voli. Lintang gabung dengan tim Jawa Tengah untuk PON Aceh-Sumut dan Kapolri Cup 2024.

Namanya kian melambung ketika kontestan Proliga 2025 Yogya Falcons memakai jasanya. Tak disangka, Lintang Yulia Prasasti menjadi monster mengerikan bagi tim lawan.

Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram @officialsmaithudabumiayu

 

Kegemilangan Lintang Yulia Prasasti membuatnya dipanggil oleh pelatih Marcos Sugiyama ke Timnas Voli Putri Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Dunia U-21 2025.

Sayangnya, Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah hanya menempati urutan ke-16 dalam hasil akhir Kejuaraan Dunia U-21 2025 Surabaya.

Lintang Yulia Prasasti menjadi satu dari segelintir pevoli seusianya yang digadang-gadang bisa menyusul karier Megawati Hangestri untuk abroad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, rekan setim Lintang di timnas voli putri Indonesia Junaida Santi juga dikatakan demikian. Dia bahkan sudah gabung agensi pemain asal Turki, CAAN Athletics.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT