GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Angkat Besi Indonesia Optimistis Bisa Bikin Kejutan di SEA Games 2025

Tim angkat besi Indonesia optimitis bisa membuat kejutan di SEA Games 2025, yang akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.
Kamis, 6 November 2025 - 08:13 WIB
Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Jakarta, tvOnenews.com - Tim angkat besi Indonesia optimitis bisa membuat kejutan di SEA Games 2025, yang akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.

Sebanyak 12 lifter andalan Indonesia saat ini tengah mempersiapkan diri untuk bertanding di SEA Games 2025, di mana cabang olahraga angkat besi akan tampil di Bangkok pada 13-17 Desember.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja mengaku yakni bahwa para lifter Tanah Air akan membuat kejutan dengan hasil maksimal, meski harus beradaptasi dengan kelas baru yang ditetapkan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) di multievent terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dirdja Wihardja mengatakan bahwa perubahan kelas tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta, termasuk Indonesia yang baru sekali mengikuti kejuaraan dengan regulasi baru tersebut.

"Soalnya ini 'kan kelas baru, kemarin bulan Juni Federasi Internasional melakukan kelas baru, di mana kami juga baru sekali ikut kejuaraan dengan kelas yang baru, jadi masih meraba-raba tentang kekuatan lawan," kata Dirdja di Mess Kwini, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Dirdja juga menjelaskan, sejauh ini Indonesia baru mengetahui kekuatan Thailand. Sedangkan negara lain seperti Vietnam, Myanmar, dan Malaysia belum bisa dipetakan secara pasti.

Sebab, pada kejuaraan dunia di Norwegia beberapa waktu lalu, negara-negara itu tidak menurunkan atlet utama. Meski demikian, Dirdja menegaskan seluruh lifter Indonesia siap memberikan penampilan terbaik dan tetap berupaya menjadi juara umum.

"Untuk target kami belum menentukan detail karena dengan adanya kelas yang baru, yang penting intinya kami mau juara umum," tambahnya.

Lebih lanjut Dirdja menjelaskan, beberapa kelas mengalami perubahan signifikan. Contohnya saja Eko Yuli Irawan yang sebelumnya tampil di kelas 62 kilogram (kg) kini turun di kelas 60kg. Sementara itu, kelas 69kg berubah menjadi 65kg, 73 kg menjadi 79kg, dan 81kg menjadi 88kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirdja Wihardja turut mengatakan bahwa semua peserta memiliki peluang yang sama karena belum adanya peta kekuatan yang jelas.

Nantinya Indonesia akan menurunkan total 12 atlet, yang terbagi enam putra dan enam putri, serta bertanding masing-masing di enam kelas. Adapun kelas yang tidak diikuti tim Merah Putih dalam SEA Games Thailand 2025 adalah +77kg (putri) dan +94kg (putra).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT