News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Duka, Mantan Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi Saber Kazemi Meninggal Dunia Usai Mati Otak

Kabar duka datang dari cabang olahraga voli dunia setelah Saber Kazemi selaku bintang voli Iran sekaligus mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi dinyatakan meninggal dunia.
Rabu, 5 November 2025 - 14:45 WIB
Federasi Bola Voli Iran umumkan Saber Kazemi yang pernah membela Jakarta Bhayangkara Presisi di Proliga 2025 telah meningga dunia.
Sumber :
  • X @IRIVF

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar duka datang dari cabang olahraga voli dunia setelah Saber Kazemi selaku bintang voli Iran sekaligus mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi dinyatakan meninggal dunia.

Kabar duka ini diumumkan langsung secara resmi oleh Federasi Bola Voli Iran (IRIVF) melalui media sosial mereka pada Rabu (5/11/2025) siang WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rilis tersebut dijelaskan bahwa Saber Kazemi meninggal dunia di usia 26 tahun pada Rabu (5/11/2025) pagi waktu setempat, usai menjalani perawatan intensif karena mengalami mati otak.

"Tim voli Iran berduka; Saber tak menunggu kejayaan

Saber Kazemi, bintang muda dan pevoli kidal asal Iran, meninggal dunia di usia 26 tahun pagi ini (Rabu, 5 November), membuat keluarga besar bola voli Iran ke dalam duka dan duka yang mendalam.

Kazemi, yang dirawat di pusat medis Teheran beberapa hari lalu karena kondisi otak akut, akhirnya mengalami mati otak meskipun tim medis telah berupaya keras untuk memulihkan fungsi otak dan meninggal dunia pagi ini," tulis pernyataan tersebut.

Lebih lanjut IRIVF dalam akun Instagram resminya, menjelaskan bahwa dirinya mengalami masalah pada otaknya usai melakukan pemulihan di kolam renang pasca bermain bersama Al-Rayyan. Setelah itu dirinya dipindah dari pusat medis Qatar ke Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saber Kazemi, yang dijadwalkan bermain untuk tim Al-Rayyan Qatar musim ini, mengalami kondisi otak saat pemulihan di kolam renang pada Jumat, 15 Oktober dan dipindahkan ke rumah sakit. Ia dipindahkan dari Doha ke Teheran pada Senin, 5 November, atas koordinasi Federasi Bola Voli dan tim medis, tetapi sayangnya, upaya untuk memperbaiki kondisinya tidak berhasil,"

"Federasi Bola Voli Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Kazemi dan seluruh komunitas bola voli di negara ini melalui sebuah pesan: Keluarga besar Kazemi dan komunitas bola voli Iran dengan duka cita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Saber Kazemi, seorang pemain berharga tim bola voli nasional. Kami memohon kepada Allah SWT agar beliau diberikan rahmat dan ampunan, serta kesabaran dan ketabahan bagi keluarga dan sahabat beliau." tutup pernyataan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT