News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Namanya Belum Banyak Dikenal, Opposite Berusia 18 Tahun Asal Banyumas Ini Digadang-gadang Jadi Suksesor Megawati Hangestri

Volimania tak usah risau jika Megawati Hangestri tak abroad lagi. Pasalnya, Opposite Banyumas ini di masa depan bisa saja punya karier mentereng di luar negeri.
Senin, 3 November 2025 - 18:27 WIB
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram @officialsmaithudabumiayu

tvOnenews.com - Meski masih dalam usia emasnya, namun Megawati Hangestri sudah punya seorang penerus di Timnas Voli Putri Indonesia bahkan karier abroad sekalipun.

Pasalnya, ada 'Rising Star' asal Banyumas yang namanya tiba-tiba melesat sehingga layak diperhitungkan sebagai aset masa depan voli tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, nama Megawati Hangestri menjadi buah bibir volimania. Bagaimana tidak, belum juga debut di Turki, kontraknya sudah diputus.

Penyebabnya karena Megawati Hangestri tidak memenuhi kewajibannya yang sudah disepakati dalam kontrak dengan klub liga Turki, Manisa BBSK.

Dalam klausul tersebut, Megawati Hangestri diwajibkan langsung terbang ke Turki tiga hari setelah dirinya menyelesaikan masa bakti bersama Bank Jatim di Livoli Divisi Utama.

Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Manisa BBSK official

 

Akan tetapi, Megawati Hangestri menolaknya dengan alasan bahwa dia sebentar lagi akan bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025.

Alhasil, Manisa BBSK memilih untuk menyudahi kerja samanya dengan Megawati Hangestri tanpa kompensasi apapun atas persetujuan kedua pihak.

Volimania tanah air kemudian merespons kabar itu. Mereka jelas kecewa dan tak habis pikir dengan sikap sewenang-wenang yang dilakukan Megawati Hangestri. 

Pasalnya, sikap yang ditunjukkan Megawati Hangestri kepada Manisa BBSK bisa membuat klub-klub luar negeri kapok merekrut talenta Indonesia. 

Kendati demikian, kekecewaan volimania terhadap Megawati Hangestri akan segera terobati. Ini karena olahraga voli Indonesia telah punya penerus sang Megatron.

Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram @officialsmaithudabumiayu

 

Adalah Lintang Yulia Prasasti, Opposite asal Banyumas yang namanya belakangan ini mulai disandingkan dengan Megawati Hangestri.

Lahir pada 9 Juli 2007, Lintang Yulia Prasasti berasal dari Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Ketika bersekolah di SMAS Islam Taalamul Huda Bumiayu, ia justru menekuni olahraga atletik.

Bahkan, Lintang Yulia Prasasti berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga atletik nomor 100 meter di event O2SN tingkat nasional pada bulan September 2023 silam.

Setelah lulus, perempuan bertinggi badan 180 cm itu menyeberang ke olahraga voli. Ia gabung dengan tim Jawa Tengah untuk PON Aceh-Sumut dan Kapolri Cup 2024.

Namanya kian melambung ketika kontestan Proliga 2025 Yogya Falcons memakai jasanya. Tak disangka, Lintang Yulia Prasasti menjadi monster mengerikan bagi tim lawan.

Megawati Hangestri saat berhadapan dengan Junaida Santi di Moji Volley Cup 2025
Megawati Hangestri saat berhadapan dengan Junaida Santi di Moji Volley Cup 2025
Sumber :
  • PBVSI

 

Kegemilangan Lintang Yulia Prasasti membuatnya dipanggil oleh pelatih Marcos Sugiyama ke Timnas Voli Putri Indonesia yang kemarin berlaga di Kejuaraan Dunia U-21 2025.

Berstatus sebagai tuan rumah, Lintang hanya membawa Timnas Voli Putri Indonesia menempati posisi ke-16 dalam hasil akhir Kejuaraan Dunia U-21 2025 Surabaya.

Dengan kemunculan Lintang Yulia Prasasti, kini olahraga voli putri Indonesia tidak perlu khawatir kekurangan penerus Megawati Hangestri untuk berlaga di level dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Lintang Yulia Prasasti, olahraga voli Indonesia juga punya seorang Junaida Santi. Dia bahkan sudah bergabung dengan agensi pemain asal Turki, CAAN Athletics.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT