News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klasemen Medali Asian Youth Games 2025, 22 Oktober: Pencak Silat Sumbang Emas, Indonesia Melesat ke Peringkat Dua!

Update klasemen sementara perolehan medali Asian Youth Games 2025, di mana Indonesia berhasil merangsek ke papan atas.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:17 WIB
Kontingen Indonesia sumbang medali di Asian Youth Games 2025.
Sumber :
  • NOC Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Update klasemen sementara perolehan medali Asian Youth Games 2025, di mana Indonesia berhasil merangsek ke papan atas.

Sejumlah wakil Indonesia telah unjuk gigi di awal gelaran Asian Youth Games, yang digelar di Bahrain meski upcara pembukaan baru akan digelar hari ini, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, sudah ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang telah dimulai dan memperebutkan medali sejak Minggu (19/10/2025) akhir pekan kemarin.

Indonesia sendiri mampu tampil gemilang di sejumlah cabor, dan bahkan sudah ada yang menyumbang medali. Salah satunya ialah dari cabor Pencak Silat.

Indonesia berhasil meraih medali emas dan perak, yakni Furgon Habbil mampu menyumbangkan medali emas dari nomor 51-55kg putra. Sedangkan medali perak diraih oleh Qiken Dwi Tata Olifia dari nomor 51-55kg putri.

Atlet Pencak Silat Indonesia Raih Medali di Asian Youth Games 2025.
Atlet Pencak Silat Indonesia Raih Medali di Asian Youth Games 2025.
Sumber :
  • NOC Indonesia

 

Berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu perak membuat kontingen Indonesia langsung melesat di posisi kedua, di belakang Uzbekistan yang menjadi negara perolehan medali terbanyak di Asian Youth Games 2025.

Uzbekistan menempati posisi pertama usai mengoleksi mampu meraih enam medali sekaligus, dengan lima emas dan satu perunggu.

Berikut Klasemen Sementara Perolehan Medali Asian Youth Games 2025, Rabu (22/10/2025) pukul 06.00 WIB:

1. Uzbekistan: 5 emas, 0 perak, 1 perunggu

2. Indonesia: 2 emas, 1 perak, 0 perunggu

3. Filipina: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

4. Iran: 0 emas, 2 perak, 3 perunggu

5. Kirgistan: 0 emas, 2 perak, 0 perunggu

6. India: 0 emas, 1 perak, 2 perunggu

7. Bahrain: 0 emas, 1 perak, 0 perunggu

8. Afghanistan: 0 emas, 0 perak, 2 perunggu

9. Kamboja: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu

10. Kazakhstan: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu

11. Malaysia: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu

12. Tajikistan: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

13. Turkmenistan: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT