News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Tunda Gabung Manisa BBSK, Dapat Ancaman Deja Vu Seperti Sebelum Red Sparks? Megatron: Aku Harus…

Liga Voli Turki musim 2025/2026 dimulai, namun hingga kini Megawati Hangestri belum bisa bergabung dengan Manisa BBSK. Alasannya terulang seperti sebelum ke Red Sparks, yaitu...
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 11:29 WIB
Aksi Megawati Hangestri saat latihan perdana bersama Manisa BBSK.
Sumber :
  • Instagram.com/manisabbsk_voleybol

tvOnenews.com - Liga Voli Turki musim 2025/2026 dimulai, namun hingga kini Megawati Hangestri belum bisa bergabung dengan Manisa BBSK.

Pasalnya, Megawati Hangestri masih akan membela klub induknya, Surabaya Bank Jatim yang akan tampil di final four Livoli Divisi Utama 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Megawati sudah datang ke Turki untuk mengurus kepindahannya ke Manisa BBSK serta beradaptasi dengan rekan barunya.

Bahkan ia juga telah mengikuti turnamen pramusim dan membawa Manisa BBSK meraih juara.

tvonenews

Namun, kini Megawati Hangestri menghadapi masalah baru lantaran izinnya untuk berkarir di luar negeri yaitu International Transfer Certificate (ITC) belum terbit.

Mengenai hal ini, PBVSI selaku induk voli Indonesia menanggapi melalui rilisnya, bahwa pihak Bank Jatim belum memberikan approval dokumen untuk Megawati.

“Dalam Proses: Megawati - masih menunggu persetujuan dari klub asal, Bank Jatim,” tulis Instagram @indonesian_voleybol.

“PBVSI telah mengirimkan surat konfirmasi kepada Bank Jatim sejak 9 September 2025. Hingga saat ini, PBVSI masih menunggu jawaban resmi dari klub,” sambungnya.

Megawati Hangestri di Bank Jatim
Megawati Hangestri di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

 

Seperti diketahui, International Transfer Certificate (ITC) merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap atlet dari suatu negara untuk berkarir di luar negeri.

Apabila seorang atlet tidak memiliki ITC, maka tidak diperbolehkan untuk berkarir ke negara tujuan. 

Kondisi ini kembali dialami oleh Megawati Hangestri, seperti ketika akan bergabung dengan Red Sparks.

Megawati yang sudah bergabung dengan Red Sparks harus kembali ke Indonesia demi bermain di PON Jatim pada 2024.

Pevoli asal Jember itu mau tak mau harus pulang ke Tanah Air, lantaran dokumen perizinan atau ITC untuk bermain di Korea tidak akan keluar bila ia menolak instruksi tersebut. 

“Aku dari Korea tuh udah datang ke Red Sparks nih, pulang lagi ditelepon buat main di PON,” ujar Megawati Hangestri, dilansir tvOnenews.com dari Sport77 Official.

“Kalau nggak main di PON, surat main aku di Korea nggak dikeluarin,” lanjutnya.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Menurutnya, kondisi ini dapat terjadi karena tidak ada aturan yang jelas mengenai larangan atlet dengan pengalaman di luar negeri untuk mengikuti PON.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT