Apa itu ITC, Dokumen Penting untuk Atlet Voli Indonesia Main Abroad yang Belum Dimiliki Megawati Hangestri
- AVC
Jakarta, tvOnenews.com - Megawati Hangestri ternyata belum memiliki International Transfer Certificate (ITC). ITC digunakan menjadi syarat agar Megawati Hangestri sah memperkuat klub barunya, Manisa BBSK.
Walau sudah diperkenalkan sebagai pemain baru sejak Juli 2025 lalu, namun Megawati Hangestri terancam batal debut bersama Manisa BBSK di ajang Kadinlar 1 Ligi.
Klub yang mengorbitkan Megawati Hangestri, Bank Jatim ternyata belum merespons surat dari PBVSI untuk melepas Megatron. Hal ini membuat PBVSI belum mengeluarkan ITC yang membuat Megawati Hangestri tidak boleh tampil untuk Manisa BBSK di ajang resmi.
Alhasil, Manisa BBSK yang akan memulai kompetisi pada awal Oktober mendatang bisa saja diperkuat tanpa Megawati Hangestri. Terburuk, mentan pemain Red Sparks ini bisa saja batal memperkuat Manisa BBSK.
Namun bukan tak mungkin akhirnya Megawati Hangestri bisa mendapatkan ITC dan debut bersama Manisa BBSK.
Dilansir dari akun Instagram resmi PBVSI, ITC menjadi sangat penting untuk pemain lokal yang akan berkarir di luar negeri.
"ITC (International Transfer Certificate) adalah sertifikat resmi yang dikeluarkan FIVB," tulis PBVSI, dikutip Minggu (28/9/2025).
Fungsi dari ITC adalah memastikan proses kepindahan pemain antar negara berlangsung legal, transparan dan disetujui semua pihak, klub asal, klub baru, federasi negara dan FIVB.
ITC akan menjadi sangat penting karena para pemain terlindungi secara hukum. Para pemain dijamin haknya, mengatur administrasi transfer sesuai aturan internasional dan menjamin proses transfer adil serta sah di mata FIVB.
Lalu apa yang terjadi jika pemain tak mendapatkan ITC? Ternyata, kontrak yang sudah ditandatangani pun tak akan berlaku jika pemain belum mendapatkan ITC.
"Tanpa ITC, pemain tidak bisa bermain resmi di kompetisi luar negeri, walaupun sudah ada kontrak dengan klub," tulis FIVB.
Artinya, semua pihak terkait pun harus menyetujui perpindahan atlet voli Indonesia sebelum mendapatkan ITC.
Pada kasus Megawati Hangestri, PBVSI belum mendapatkan respons setelah federasi mengirim surat permintaan bahwa Megawati Hangestri sudah membela Manisa BBSK.
Padahal, masih banyak jalur yang harus dilewati Megawati Hangestri sampai ITC selesai.
Klub luar, dalam konteks Megawati Hangestri adalah Manisa BBSK. Manisa BBSK kemudian mengajukan ke PBVSI dan jika disetujui proses kemudian dilanjutkan.
PBVSI kemudian meminta izin ke klub lama, dimana dalam konteks Megawati Hangestri adalah Bank Jatim. Lalu akan ada negosiasi antara klub baru, pemain dan federasi.
Jika semua sepakat, maka ITC akan dikeluarkan setelah seluruh dokumen yang dibutuhkan serta biaya adminstrasi sudah dibayarkan.
"FIVB sahkan ITC, maka pemain resmi tergabung di klub baru dan bisa main di luar negeri," tulis PBVSI.
Load more