News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa itu ITC, Dokumen Penting untuk Atlet Voli Indonesia Main Abroad yang Belum Dimiliki Megawati Hangestri

Walau sudah diperkenalkan sebagai pemain baru sejak Juli 2025 lalu, namun Megawati Hangestri terancam batal debut bersama Manisa BBSK di ajang Kadinlar 1 Ligi. 
Minggu, 28 September 2025 - 13:15 WIB
Apa itu ITC, Dokumen Penting untuk Atlet Voli Indonesia Main Abroad yang Belum Dimiliki Megawati Hangestri
Sumber :
  • AVC

Jakarta, tvOnenews.com - Megawati Hangestri ternyata belum memiliki International Transfer Certificate (ITC). ITC digunakan menjadi syarat agar Megawati Hangestri sah memperkuat klub barunya, Manisa BBSK

Walau sudah diperkenalkan sebagai pemain baru sejak Juli 2025 lalu, namun Megawati Hangestri terancam batal debut bersama Manisa BBSK di ajang Kadinlar 1 Ligi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub yang mengorbitkan Megawati Hangestri, Bank Jatim ternyata belum merespons surat dari PBVSI untuk melepas Megatron. Hal ini membuat PBVSI belum mengeluarkan ITC yang membuat Megawati Hangestri tidak boleh tampil untuk Manisa BBSK di ajang resmi. 

Alhasil, Manisa BBSK yang akan memulai kompetisi pada awal Oktober mendatang bisa saja diperkuat tanpa Megawati Hangestri. Terburuk, mentan pemain Red Sparks ini bisa saja batal memperkuat Manisa BBSK. 

Namun bukan tak mungkin akhirnya Megawati Hangestri bisa mendapatkan ITC dan debut bersama Manisa BBSK. 

Dilansir dari akun Instagram resmi PBVSI, ITC menjadi sangat penting untuk pemain lokal yang akan berkarir di luar negeri. 

"ITC (International Transfer Certificate) adalah sertifikat resmi yang dikeluarkan FIVB," tulis PBVSI, dikutip Minggu (28/9/2025).

Fungsi dari ITC adalah memastikan proses kepindahan pemain antar negara berlangsung legal, transparan dan disetujui semua pihak, klub asal, klub baru, federasi negara dan FIVB. 

ITC akan menjadi sangat penting karena para pemain terlindungi secara hukum. Para pemain dijamin haknya, mengatur administrasi transfer sesuai aturan internasional dan menjamin proses transfer adil serta sah di mata FIVB. 

Lalu apa yang terjadi jika pemain tak mendapatkan ITC? Ternyata, kontrak yang sudah ditandatangani pun tak akan berlaku jika pemain belum mendapatkan ITC. 

"Tanpa ITC, pemain tidak bisa bermain resmi di kompetisi luar negeri, walaupun sudah ada kontrak dengan klub," tulis FIVB. 

Artinya, semua pihak terkait pun harus menyetujui perpindahan atlet voli Indonesia sebelum mendapatkan ITC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kasus Megawati Hangestri, PBVSI belum mendapatkan respons setelah federasi mengirim surat permintaan bahwa Megawati Hangestri sudah membela Manisa BBSK. 

Padahal, masih banyak jalur yang harus dilewati Megawati Hangestri sampai ITC selesai. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT