News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal KOVO Cup 2025 Hari Ini: Ko Hee-jin Uji Nyali Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks vs IBK Altos

Jadwal KOVO Cup 2025, di mana hari ini untuk pertama kalinya Ko Hee-jin siap uji nyali tanpa Megawati Hangestri saat Red Sparks hadapi IBK Altos.
Senin, 22 September 2025 - 06:48 WIB
Red Sparks jalani latihan tanpa sosok Megawati Hangestri yang hengkang ke Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram.com/red_sparks

Jakarta, tvOnenews.com - Jadwal KOVO Cup 2025, di mana hari ini untuk pertama kalinya Ko Hee-jin siap uji nyali tanpa Megawati Hangestri saat Red Sparks hadapi IBK Altos.

Hanya terdapat satu pertandingan dari Grup B yang akan berlangsung di laga lanjutan KOVO Cup 2025, yang digelar di Kota Yeosu pada Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu pertandingan tersebut ialah Red Sparks akan melawan tim lokal lainnya yakni IBK Altos.

Sejatinya ada dua pertandingan yang akan berlangsung yakni Expressway Hi-Pass melawan tim tamu Hoa Chat Duc Gian Ha Noi asal Vietnam.

Namun Hoa Chat Duc Gian Ha Noi memutuskan undur diri karena terkait drama regulasi antara KOVO dan FIVB.

Sebelumnya KOVO mendapatkan teguran dari FIVB karena dinilai melanggar salah satu aturan yang melarang kompetisi selama tiga minggu setelah kejuaraan dunia berakhir.

Saat ini terdapat turnamen yang digelar FIVB yakni Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra yang berlangsung di Filipina. Maka seharusnya sektor putra baru boleh digelar setelah tiga pekan Kejuaraan Dunia berakhir.

Sempat nyaris dibatalkan, namun KOVO Cup 2025 akhirnya tetap digelar namun dengan beberapa syarat. Yakni pemain asing dilarang tampil.

Lalu tim asing yang sebelumnya menjadi tamu yakni Nakhon Ratchasima (putra) dan Hoa Chat Duc Gian Ha Noi (putri) dicoret dari kepesertaan.

Maka kini hanya akan digelar satu pertandingan saja dari Grup B yakni antara Red Sparks vs IBK Altos.

Meski demikian, laga ini diprediksi akan berjalan menarik karena untuk pertama kalinya Red Sparks akan bertanding tanpa sosok Megawati Hangestri.

Mega sendiri memutuskan untuk hengkang dari Red Sparks, dan memilih bergabung dengan Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, tim besutan Ko Hee-jin tersebut tak akan diperkuat oleh dua pemain asingnya yakni Elisa Zanette dan Wipawee Srithong karena regulasi yang ada.

Sementara IBK Altos sendiri menatap laga pramusim dengan penuh rasa optimisme, apalagi kini mereka menjadi salah satu tim yang berisikan para pemain bintang Liga Voli Korea.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT