News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bharata Muda Selamatkan Nasib Kota Impian Wahana, Jenggolo Sport dan Tectona Terdegradasi dari Livoli Divisi Utama

Kemenangan Bharata Muda membuat nasib Kota Impian Wahana selamat dari zona degradasi sehingga Jenggolo Sport dan Tectona menjadi tim yang terdegradasi dari Livoli Divisi Utama.
Minggu, 21 September 2025 - 21:52 WIB
Jenggolo (putih) vs Bharata Muda (merah) di Livoli Divisi Utama 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan Bharata Muda membuat nasib Kota Impian Wahana selamat dari zona degradasi sehingga Jenggolo Sport dan Tectona menjadi tim yang terdegradasi dari Livoli Divisi Utama.

Jenggolo Sport gagal menyelamatkan nasibnya sendiri usai menelan kekalahan dari Bharata Muda dengan skor 1-3 (16-25, 19-25, 25-21, 22-25) pada laga terakhirnya di babak penyisihan Pool DD Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Utama Bojonegoro, Minggu (21/9/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seharusnya Jenggolo tidak terdegradasi meski kalah dari Bharata Muda, seandainya Kota Impian Wahana juga kalah dari TNI AU Electric pada laga sebelumnya. 

Namun nyatanya Kota Impian Wahana mampu memberikan kejutan dengan mengalahkan TNI AU Electric lewat full set dengan skor 3-2 (22-25, 25-22, 14-25, 25-21, 15-12).

Jenggolo dan Kota Impian sama-sama meraih dua kemenangan. Namun, tim asuhan Risco Herlambang mempunyai 6 poin dan berada di peringkat empat klasemen sementara. Sedangkan Jenggolo hanya mengemas 4 poin dan berada di posisi lima.

Dengan demikian, Jenggolo dan Tectona menjadi tim dari Pool DD yang terkena degradasi ke Livoli Divisi I.

Pelatih Jenggolo, Markoji menyesalkan anak asuhnya bermain di bawah performa disaat lawan hanya menurunkan pemain pelapis.

"Padahal Bharata Muda menurunkan pemain lapis dua," kata Markoji.

Markoji juga menambahkan bahwa seharusnya timnya tidak kalah dalam laga tersebut.

"Cuma anak-anak bermain buruk di set keempat. Banyak melakukan kesalahan sendiri yang tidak perlu," ucapnya.

Sementara itu, pelatih Bharata Muda, Riswan mengatakan timnya dipersiapkan untuk perebutan posisi ketiga melawan Impian Kota.

Di tempat terpisah, pelatih Kota Impian Wahana, Risco Herlambang bersyukur bisa lolos dari degradasi. 

"Sejak awal sebelum lawan TNI AU, saya instruksikan anak-anak untuk main bebas saja. Tidak usah berpikir degradasi atau tidak. Main bagus saja," kata Risco.

Meski kalah dari Kota Impian, TNI AU tetap maju ke final four dan juga maju ke final Pul DD menghadapi Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia, Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Posisi kami sudah aman ke final. Anak-anak saya minta main lepas saja," tukas pelatih TNI AU, Alim Suseno.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT