News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan Coach Octavian Dipilih jadi Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Padahal Sebelumnya PBSI Sudah Tunjuk...

Setelah rentetan hasil yang mengecewakan di AVC Nation Cup dan SEA V League 2025, Timnas Voli Putri Indonesia kini tengah mendapat sorotan.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:03 WIB
Octavian pelatih Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Nations Cup 2025
Sumber :
  • asianvolleyball.com

tvOnenews.com - Setelah rentetan hasil yang mengecewakan di AVC Nation Cup dan SEA V League 2025, Timnas Voli Putri Indonesia kini tengah mendapat sorotan.

Setelah hanya mampu finis di peringkat kelima saat AVC Nation Cup 2025, banyak penggemar yang kembali kecewa dengan penampilan Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri Cs harus menutup SEA V League 2025 sebagai juru kunci di leg pertama dan kedua.

Timnas Voli Putri Indonesia
Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook/SAVA

 

Pada gelaran SEA V League 2025, Timnas Voli Putri Indonesia tak mampu meraih satu poin pun.

Hal itu memaksa mereka terdampar di dasar klasemen baik di leg pertama maupun kedua SEA V League 2025.

Performa para pemain Timnas Voli Putri Indonesia dan persiapan yang kurang pun mendapatkan sorotan dari Volimania.

Tak hanya itu, pelatih Timnas Voli Putri Indonesia yakni Coach Octavian pun mendapatkan kritikan volimania.

Tapi siapa sangka, Coach Octavian ternyata dipilih oleh PBVSI beberapa saat sebelum gelaran AVC Nation Cup 2025.

Octavian pelatih Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Nations Cup 2025
Octavian pelatih Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Nations Cup 2025
Sumber :
  • asianvolleyball.com

 

Hal tersebut sempat diungkap oleh komentator SEA V League 2025, Rama Sugiyanto, yang menyebut kalau Timnas Voli Putri Indonesia awalnya akan dipimpin oleh Marcos Sugiyama.

Disebutkan kalau Marcos Sugiyama awalnya ditunjuk sebagai pelatih Timnas Voli Putri Indonesia senior dan U-21.

Namun, karena jadwal SEA V League 2025 yang mengalami perubahan dan bersinggungan dengan Kejuaraan Voli Dunia U-21 membuat PBVSI harus memisahkan antara Timnas Voli Putri senior dan junior.

"Proyeksi awal memang sebenarnya Timnas Senior ini akan dipegang oleh Marcos Sugiyama, dia akan memegang dua Timnas baik senior dan juga U-21," terang Rama Sugiyanto.

"Tapi karena Jadwal dari SEA V League bergeser dan pada akhirnya bersinggungan dengan FIVB World Championship U-21 membuat PBVSI memisahkan antara senior dan U-21," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada akhirnya Marcos Sugiyama fokus dengan U-21 dan mengangkat Coach Ooc jadi Head Coach di Tim Senior," tutupnya.

Maka dari itu lah, Coach Octavian dipilih sebagai pelatih Timnas Voli Putri Indonesia senior pada gelaran AVC Nation Cup dan SEA Games 2025 ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT