News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rela Turun Gunung Bela Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025, Asih Titi Blak-blakan Bilang Tak Mau Main saat...

Middle blocker tim Jakarta Pertamina Enduro, Asih Titi Pangestuti mungkin menjadi salah satu pemain senior yang ada di Skuad Timnas Voli Putri Indonesia saat ini.
Rabu, 30 Juli 2025 - 16:51 WIB
Asih Titi Berseragam Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Middle blocker tim Jakarta Pertamina Enduro, Asih Titi Pangestuti mungkin menjadi salah satu pemain senior yang ada di Skuad Timnas Voli Putri Indonesia saat ini.

Pevoli yang saat masih berusia 31 tahun itu, kembali dipanggil Timnas Voli Putri Indonesia untuk gelaran SEA V League 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemanggilan Asih Titi ini dilakukan setelah Timnas Voli Putri Indonesia kehilangan dua middle blocker setelah bertarung di AVC Nation Cup 2025 lalu.

Asih Titi Berseragam Jakarta Pertamina Enduro
Asih Titi Berseragam Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • ANTARA

 

Dua middle blocker tersebut adalah Yolla Yuliana dan Rika Dwi Latri.

Setelah gelaran AVC Nation Cup 2025, Yolla Yuliana memutuskan untuk pensiun dari Timnas Voli Putri Indonesia.

Setelah 14 tahun membela Timnas Voli Indonesia, AVC Nation Cup 2025 menjadi kali terakhir Yolla berseragam merah putih.

Sementara itu, Rika Dwi Latri terpaksa dicoret setelah dirinya mengalami cedera pada gelaran AVC Nation Cup 2025 lalu.

Hal itulah membuat PBVSI memutuskan untuk memanggil Asih Titi Pangestuti untuk gelaran SEA V League 2025.

Ini merupakan kali pertama Asih Titi kembali membela Timnas Voli Putri Indonesia setelah absen selama tujuh tahun.

Asih Titi Pangestuti pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Asih Titi Pangestuti pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

Ajang SEA Games 2018 merupakan kali terakhir Asih Titi membela Timnas Voli Putri Indonesia.

Pemain yang baru saja meraih gelar Proliga 2025 itu pun mengaku senang bisa kembali membela Timnas Voli Putri Indonesia.

"Terakhir 2018, pertama bersyukur masih bisa dikasih kepercayaan sama federasi dan pelatih," ujar Asih, Selasa (29/7/2025).

Meski begitu, Asih Titi justru menyoroti regenerasi di posisi middle blocker Timnas Voli Putri Indonesia.

Menurutnya, PBVSI sudah saat untuk mengandalkan para pemain muda termasuk di posisi middle blocker.

Asih Titi Pangestuti pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Asih Titi Pangestuti pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walaupun saat ini dirinya kembali membela Srikandi Merah Putih, Asih Titi mengaku kalau dirinya kemungkinan tidak akan menerima tawaran memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025 nanti.

Asih Titi menilai kalau SEA Games 2025 akan menjadi ajang yang tepat untuk Timnas Voli Putri Indonesia mengandalkan para pemain muda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT