News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Persaingan di Asia Tenggara Makin Sulit, PBVSI Yakin Timnas Voli Indonesia Bisa Tetap Berjaya jika...

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengakui bahwa persaingan voli di Asia Tenggara makin sulit, namun federasi tetap yakin bahwa Timnas Indonesia masih tetap bisa berjaya.
Kamis, 17 Juli 2025 - 22:27 WIB
Timnas Voli Indonesia Vs Vietnam di leg kedua SEA V League 2025.
Sumber :
  • tvOne-Julio Tri Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengakui bahwa persaingan voli di Asia Tenggara makin sulit, namun federasi tetap yakin bahwa Timnas Indonesia masih tetap bisa berjaya.

Saat ini Timnas Voli Indonesia sedang berjuang di ajang SEA V League 2025, yag memasuki leg kedua yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pada Rabu (16/7/2025) hingga Minggu (20/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya Timnas Voli Indonesia menjadi runner-up di leg pertama SEA V League 2025 yang berlangsung di Candon Arena pada 9-13 Juli pekan lalu. Garuda finis di belakang Thailand yang menjadi juara pada putaran pertama.

Anak asuh Jeff Jiang Jie mendapatkan perlawanan ketat dari keempat rivalnya yakni Thailand, Vietnam, Filipina dan Kamboja pada leg pertama.

Bahkan pada awal leg kedua, Rivan Nurmulki dan kawan-kawan harus menang susah payah dari Filipina yang berakhir lewat fullset dengan skor 3-2 pada hari pertama, Rabu (16/7/2025).

Persaingan voli di kawasan Asia Tenggara khususnya dalam ajang SEA V League 2025 ternyata juga diakui oleh PBVSI.

Loudry Maspaitella selaku Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI mengaku bahwa negara-negara lain di Asia Tenggara terus mengalami perkembangan pesat.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella.
Sumber :
  • tvOne/Akmal Gani

 

Meski demikian, Loudry mengatakan bahwa Indonesia secara materi dan tim tetap bersaing dengan catatan jika skuad Garuda bisa mengatasi masalah yang ada.

"Mereka lebih maju dan berkembang, kalau kita jalan di tempat juga tidak. Saya masih tetap yakin secara materi dan tim tetap bagus," kata Loudry Maspaitella saat ditemui jelang pertandingan Indonesia Vs Vietnam.

Selain itu Loudry mengungkapkan bahwa Indonesia harus mengatasi kekurangan yang ada. Hal ini, menurutnya, bisa menjadi penghambat performa maksimal tim di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak usah lawan Thailand, lawan Filipina aja bisa sampai 3-2. Kalau dengan kondisi yang sama, lawan Kamboja pun kita akan kesulitan,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak persoalan di luar teknis permainan yang tidak terlihat oleh publik, namun berdampak besar terhadap hasil pertandingan. Loudry mengibaratkan kondisi tersebut seperti fenomena gunung es.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT