News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Bhayangkara Presisi Panen Hujatan usai Hancur Lebur di Alas Pilipinas Invitationals 2025, Volimania: Digendong Pemain Asing?

Jakarta Bhayangkara Presisi mendapatkan panen hujatan setelah belum bisa tampil maksimal di Alas Pilipinas Invitationals 2025.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 11 Juni 2025 - 17:52 WIB
Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta Bhayangkara Presisi mendapatkan panen hujatan setelah belum bisa tampil maksimal di Alas Pilipinas Invitationals 2025.

Sebagaimana diketahui Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi salah satu dari empat peserta yang tampil di ajang Alas Pilipinas Invitationals 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alas Pilipinas Invitationals 2025 sendiri merupakan turnamen yang digelar oleh Philippine National Volleyball Federation (PNVF) sebagai ajang pemanasan untuk tim nasional jelang FIVB Men's World Championship 2025.

Jakarta Bhayangkara Presisi sendiri sudah dua kali tampil di ajang ini, namun tim yang diperkuat oleh Rendy Tamamilang dan kawan-kawan itu belum menuai hasil apik.

Sebelumnya Bhayangkara menelan kekalahan 1-3 dari Alas Pilipinas selaku tuan rumah pada Selasa (10/6/2025) malam WIB.

Kemudian mereka kembali menelan kekalahan dari Timnas Voli Putra Thailand dengan skor telak 0-3 pada Rabu (11/6/2025) sore WIB.

Ini artinya, Jakarta Bhayangkara Presisi belum pernah mencicipi satu kemenangan pun di ajang Alas Pilipinas Invitationals 2025.

Dua kekalahan beruntun ini pun membuat Bhayangkara Presisi mendapatkan banjir hujatan maupun kritik pedas dari para volimania maupun netizen di media sosial.

Salah satunya ialah hujatan yang mengatakan bahwa Bhayangkara Presisi bisa menjadi juara Proliga 2025 karena digendong oleh pemain asing.

Sekadar informasi, Bhayangkara sebelumnya di perkuat oleh Kyle Russell (Amerika Serikat) dan Leonardo Leyva Martinez (Kuba).

Kedua pemain yakni Russell dan Leo sendiri tak berpartisipasi di ajang ini karena dikabarkan telah kembali ke klub masing-masing di Liga Voli Korea pasca menjadi juara di Proliga 2025.

Sehingga Bhayangkara Presisi mengandalkan penuh para pemain lokal, kecuali Farhan Halim yang menjadi perwakilan untuk Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Nations Cup 2025.

Berikut deretan kritik hingga hujatan pedas dari volimania maupun netizen untuk Jakarta Bhayangkara Presisi:

"Astaga JBP gini amat?"

"Berarti Proliga kegendong pemain asing"

"Kemunduran voli mulai terlihat"

"seandainya ada Russel & leo psti ada ace berkali2 dri russel"

"Naturalisasi z leo sm Russel biar menang haha"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terlihat sekali kalau asingnya yang yah sudahlah"

"Bagus milih pemain asing"

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT