News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Voli Indonesia U-16 Heroik Kalahkan Malaysia, Sang Pelatih Belum Puas?

Indra Wahyudi selaku pelatih Timnas Voli Indonesia U-16 Putra mengaku kurang puas dengan skor hasil usai menundukkan Malaysia di Kualifikasi AVC U-16 Volleyball Championship 2025.
Senin, 26 Mei 2025 - 17:13 WIB
Para pemain Timnas Voli Indonesia U-16 putra Vs Malaysia di Kualifikasi AVC U-16 Volleyball Championship 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Indra Wahyudi selaku pelatih Timnas Voli Indonesia U-16 Putra mengaku kurang puas dengan skor hasil usai menundukkan Malaysia di Kualifikasi AVC U-16 Volleyball Championship 2025.

Pertandingan antara Timnas Voli Indonesia U-16 putra Vs Malaysia di Kualifikasi AVC U-16 Volleyball Championship 2025, telah selesai digelar di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (25/5/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertarungan ketat dengan skor 3-2 (24-26, 25-10, 22-25, 25-22, 15-8).

Kemenangan tersebut membuat Timnas Voli Indonesia U-16 putra lolos mewakili Asia Tenggara atau EAVA di AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025.

Pada ajang bergengsi tersebut, Garuda Muda tergabung di Pool B bersama Iran, Kazakstan, dan Hong Kong China

Pertandingan Indonesia vs Malaysia tersebut disaksikan sekitar 300 orang. Pada set pertama Indonesia menyerah 24-26, tetapi kemudian menyamakan kedudukan 1-1 setelah menang 25-10.

Akan tetapi, Malaysia kembali memimpin perolehan set dengan memenangi set ketiga dengan skor 25-22.

Indonesia kembali menyamakan kedudukan dengan menang 25-22. Pada set penentuan, Indonesia tampil percaya diri dengan meminimalisasi kesalahan sediri. Hasilnya, Indonesia menang 15-8.

Dalam pertandingan tersebut, Raka Dwi Prasetyo mencetak 28 poin dalam pertandingan tersebut, diikuti Bayu (22 poin) dan Amlan Syafril dengan 19 poin.

Dari kubu Malaysa, Chan Jason menjadi pemain yang paling banyak mencetak poin dengan 21 poin, disusul Lim We Sheng dengan 13 poin.

"Kami sudah yakin menang dari awal, tetap tidak puas dengan skornya, 3-2. Harusnya bisa menang lebih cepat," kata pelatih Timnas Indonesia Indra Wahyudi.

Pelatih Malaysia Mohd Halim Bin A Samad menilai, dukungan ratusan pendukung tuan rumah tidak membuat para pemainnya gugup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Malaysia sudah biasa ada teriakan penonton seperti ini. Tidak menjadi masalah bagi pemain kami. Kami kalah karena banyak melakukan kesalahan, terutama di set kelima," ujar Halim.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT