News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syarat Timnas Voli Indonesia U-16 Bisa Lolos ke AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025, Garuda Muda Wajib...

Timnas Voli Indonesia U-16 akan berjuang untuk mendapatkan tiket agar bisa lolos ke AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025.
Minggu, 25 Mei 2025 - 13:43 WIB
Pelatih Timnas Voli Indonesia U-16 Putra Vs Pelatih Malaysia jelang Kualifikasi AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Indonesia U-16 akan berjuang untuk mendapatkan tiket agar bisa lolos ke AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025.

Saat ini Timnas Voli Indonesia U-16 tengah mempersiapkan diri tampil melawan Malaysia di Kualifikasi AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025, di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (25/5/2025) pukul 19.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dapat mengalahkan Malaysia di duel berjuluk El Clasico ini, maka Indonesia akan melaju ke AVC Asian Men's U-16 Volleyball Championship 2025 atau Kejuaraan Asia U-16 2025 di Thailand.

Nantinya sebanyak 18 tim akan tampil di ajang bergengsi tersebut, yang digelar di Thailand pada 12-19 Juli 2025 mendatang.

Pelatih Indra Wahyudi Harahap yakin bahwa Timnas Voli Indonesia U-16 Putra dapat menundukkan Malaysia pada kualifikasi nanti.

“Kami semua antusias menghadapi Malayasia. Kami yakin dapat mengalahkan mereka. Dengan dukungan PBVSI, masyarakat Indonesia, dan insan voli tanah air, kami dapat mengalahkan mereka besok,” kata Indra Wahyudi Harahap jelang kualifikasi sub regional SAVA, Sabtu (24/5/2025).

Timnas voli putra U-16 Indonesia berlatih sejak tanggal 7 Mei 2025 di Sentul. Sejauh ini, Indra mengakui tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan tim Malaysia.

“Kita tidak tahu kekuatan dan kelemahan lawan karena tidak pernah bertemu. Oleh karena itu, fokus ke tim sendiri. Perbaiki banyak hal, team work, cara bermain, psikologi di luar lapangan. Lawan juga punya pemain tinggi juga,” katanya.

Di kubu lawan, pelatih Malaysia Mohd Halim Bin A Samad mengakui voli Indonesia sangat maju dan punya tim yang tangguh. Namun, dia yakin timnya akan memberikan perlawanan kepada timnas Indonesia.

“Peluang masih ada, 50:50. Kita semua belum tahu kekuatan dan kelamahan masing-masing. Jadi saya kira peluangnya sama,” kata Halim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Halim mengetahui pemain-pemain top Indonesia yang bertanding di liga voli di luar negeri. “Ada Megawati, Rivan, Doni, yang bermain di luar negeri. Itu membuktikan voli Indonesia bagus,” katanya.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT