News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rivan Nurmulki Cs Gagal Ke Final Karena Regulasi Nyeleneh, SV League Minta Maaf Walau Tak Mengubah Hasil Pertandingan

Bukan akibat kekalahan 1-2 yang diterima Rivan Nurmulki Cs dari Suntory Sunbird. Wolfdog Nagoya justru dirugikan dengan regulasi nyeleneh dari SV League. 
Senin, 28 April 2025 - 15:22 WIB
Rivan Nurmulki Cs Gagal Ke Final Karena Regulasi Nyeleneh, SV League Minta Maaf Walau Tak Mengubah Hasil Pertandingan
Sumber :
  • Wolfdog Nagoya

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet voli Indonesia Rivan Nurmulki gagal membawa timnya, Wolfdog Nagoya ke final SV League

Bukan akibat kekalahan 1-2 yang diterima Rivan Nurmulki Cs dari Suntory Sunbird. Wolfdog Nagoya justru dirugikan dengan regulasi nyeleneh dari SV League. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tampil di babak semifinal dengan format best of three, Rivan Nurmulki cs berhasil mengalahkan Suntory Sunbird dengan skor 3-2. 

Sampai akhirnya di gim kedua kalah telak 3-0 yang memaksa kedua tim tampil di gim ketiga pada Minggu (27/4/2025). 

Di gim ketiga ini, Wolfdog Nagoya sempat unggul di set pertama. Sampai akhirnya Suntory sunbird membalikkan keadaan di set kedua dan ketiga. 

Skandal pun terjadi di set keempat, saat itu keadaan tengah dalam intensitas tinggi karena deuce 24-24. 

Wolfdog Nagoya meminta challenge dan berujung pada keributan dan mengganggu konsentrasi mereka hingga akhirnya Suntory Sunbird menang dengan skor 3-1 dari Wolfdog Nagoya. 

Hasil ini membuat Suntory Sunbird melaju ke babak final secara beruntun dan Wolfdog Nagoya terpaksa menghentikan langkah mereka. 

Usai pertandingan, keributan pun terjadi di sosial media karena keputusan wasit tersebut.

SV League pun akhirnya buka suara dan memastikan kesalahan ada pada wasit. 

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada klub, para penggemar dan semua pihak lain yang terlibat akibat insiden ini," tulis SV League dikutip dari laman The Answers, Senin (28/4/2025). 

SV League mengakui baru buka suara karena harus lebih dahulu menyelidiki fakta di lapangan.

"Kami juga meminta maaf atas keterlambatan dalam membuat pengumuman ini karena kami sedang menyelidiki fakta-fakta dengan seksama setelah insiden tersebut terungkap," tulis SV League.

Sayangnya, fakta soal Wolfdog Nagoya kalah tak akan diubah oleh SV League. 

Liga Voli paling bergengsi di Jepang tersebut hanya memastikan bahwa tak ada kejadian serupa terulang di masa yang akan datang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan berupaya meningkatkan pengelolaan kompetisi untuk mencegah hal ini terjadi lagi di masa mendatang," tutup pernyataan SV League. 

Atas hasil ini, Suntory Sunbird akan bertemu dengan Stings Aichi di babak final. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT