News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Sport: Media Korea Khawatir Kondisi Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri, Orang Penting Bongkar Fasilitas Mega, Ratu Joget Tercengang

Deretan artikel sport terpopuler di tvOnenews.com sepanjang hari Minggu (27/04/2025). Kabar seputaran Megawati Hangestri pasca tinggalkan Korea Red Sparks.
Senin, 28 April 2025 - 15:04 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi saat masih berseragam Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Berikut serangkaian 3 berita sport terpopuler tvOnenews.com sepanjang hari Minggu (27/4/2025).

Momen Megawati Hangestri meninggalkan Korea dan Red Sparks tampaknya masih menyisakan bekas mendalam dan kenangan bagi para fans dan juga pemain Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya ke pemain Red Sparks saja, salah satu pemain dari tim rival ternyata punya kenangan tersendiri dengan Megawati Hangestri Pertiwi.

Megawati Hangestri saat bela Red Sparks
Megawati Hangestri saat bela Red Sparks
Sumber :
  • Instagram

 

Megatron sebagai pemain kuota Asia menjadi opposite hitter paling diwaspadai oleh sejumlah tim.

Pengamat Voli sampai mengakui bahwa secara statistik keberhasilan serangan Megawati Hangestri jauh lebih unggul ketimbang pemain kuota Asia lainnya.

Meski catatkan prestasi pada musim debutnya di Liga Voli Korea.

Prestasi di musim ini lebih mentereng lagi, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League, juara pra-musim di Taiwan, hingga runner-up KOVO Cup 2024. 

Pun halnya soal raihan individu, Megawati Hangestri sekarang berada di urutan ketiga top skor V-League dengan 709 poin. Ia juga mendapat MVP dua kali berturut-turut.

Meskipun jadi tulang punggung tim dalam dua tahun terakhir, tapi Megawati Hangestri justru bukanlah pemain dengan bayaran tertinggi di Red Sparks.

Ini karena regulasi KOVO yang sebelumnya telah mengatur soal pendapatan yang diterima oleh pemain asing asal Asia sejak musim lalu. 

Kondisi Red Sparks mengkhawatirkan pasca ditinggal Megawati Hangestri, kok bisa? simak deretan 3 berita sport terpopuler dari tvOnenews.com

Media Korea Tak Tega Lihat Red Sparks usai Kepergian Megawati Hangestri

Media Korea menyoroti kondisi Red Sparks saat ini setelah ditinggal pergi oleh Megawati Hangestri. 

Sebagaimana diketahui, Megawati Hangestri memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks dan memilih kembali ke Indonesia. 

Di Indonesia, Megawati Hangestri bergabung dengan Gresik Petrokimia.

Sayangnya, Megawati Hangestri masih belum bisa tampil membela Gresik Petrokimia karena sedang dalam tahap pemulihan cederanya.

Lantas bagaimana nasib Red Sparks usai ditinggalkan oleh Megawati Hangestri? 

Media Korea nampaknya begitu prihatin dengan kondisi Red Sparks saat ini.

Menurut salah satu media Korea, Dailian, Red Sparks setelah ditinggal oleh Megawati Hangestri sedang dalam kondisi yang mengecewakan.

"Di sisi lain, penantang gelar, yaitu Red Sparks yang hampir saja mengakhiri mimpi Kim di musim pensiunnya, sangat mengecewakan," tulis media Korea, Dailian, seperti dilansir tvOnenews.com.

Media Korea tersebut menyoroti kepergian Megawati Hangestri sebagai awal kemunduran Red Sparks. 

"Megawati Hangestri adalah kartu as Red Sparks, yang menjadi salah satu pencetak poin terbanyak di mana kepergiannya menyakitkan untuk pelatih Ko Hee-jin," tulis media Korea, Dailian.

Baca selengkapnya: Media Korea Sampai Tak Tega Lihat Red Sparks usai Ditinggal Megawati Hangestri, Katanya Tim Ko Hee-jin Kini...

Orang Penting Red Sparks Bongkar Fasilitas Megawati Hangestri

Megawati Hangestri disebut mendapat fasilitas yang melebihi artis atau selebriti selama dua musim memperkuat Red Sparks. 

Hal ini diungkapkan oleh orang penting di Red Sparks yaitu Kim Yoon-sol atau Solmangat, penerjemah Megawati Hangestri pada musim lalu. 

Tidak ada habisnya jika membicarakan bagaimana perjalanan karier Megawati Hangestri selama dua musim terakhir memperkuat Red Sparks.

Kita tahu bahwa Megawati Hangestri berhasil mengantarkan Red Sparks ke final V-League untuk kali pertama setelah absen dalam 13 tahun terakhir sejak 2012/2013. 

Aksi Megawati Hangestri di laga final melawan Pink Spiders juga menuai sorotan. Dengan kondisi terpincang-pincang, ia tetap memaksakan bermain.

Kemewahan pertama yang disebutkan oleh Solmangat ialah Megawati Hangestri mendapat fasilitas apartemen yang cukup lengkap. Ini merupakan privilese pemain asing.

“Kalau pemain orang asing, satu apartemen ada tiga kamar, satu toilet, satu dapur,“ kata Solmangat di YouTube Yuna Nuna.

“Tapi kalau pemain orang Korea, dua orang tinggal di satu rumah, nggak ada dapur,“ paparnya. 

“Lebih besar, lebih mahal pastinya (tempat tinggal untuk pemain asing),” ujar Yuna Nuna menambahkan.

Lebih mengejutkan lagi, Solmangat mengatakan jika Megawati Hangestri mendapat fasilitas yang setara dengan artis Korea yaitu mobil mewah carnival.

Baca selengkapnya: Lebih dari Selebriti? Orang Penting di Red Sparks Ini Bongkar Fasilitas Mewah yang Didapat Megawati Hangestri Selama di Korea

Ratu Joget Ting Tang Akhirnya Jujur usai Jadi Rival Megawati Hangestri

Megawati Hangestri menjadi bintang baru di Korea setelah dirinya tampil luar biasa untuk klubnya yakni Red Sparks dalam dua musim terakhir.  

Salah satu bintang muda Voli Korea Selatan, Lee Da-hyeon memberikan pengakuan mengejutkan tentang Megawati Hangestri.

Mega bukan hanya sebagai pemain kuota Asia, ia bahkan setara pemain asing di Liga Voli Korea.

Meski sangat baik dalam menyerang, sikap rendah hati dan sportivitasnya juga membuatnya dihormati oleh para pemain dan penggemar Voli di Korea Selatan.

Salah satu momen yang membuktikan hal tersebut terjadi ketika Megawati Hangestri tanpa sengaja melakukan smash keras yang mengenai wajah pemain Hyundai Hillstate, Lee Da-hyeon. 

Peristiwa ini menjadi sorotan karena Lee Da-hyeon yang dikenal sebagai Ratu Ting Tang menjadi korban pertama dari spike mematikan Megawati di ajang V-League.  

Kejadian tersebut berlangsung pada musim lalu, ketika Megawati menerima servis dari Lee Da-hyeon, lalu melepaskan serangan tajam dari sisi kanan lapangan.

Terlepas dari insiden tersebut, Lee Da-hyeon tetap memberikan penghormatan kepada Megawati Hangestri dan mengakui bahwa ia adalah pemain yang luar biasa dengan serangan yang sangat sulit diantisipasi. 

Dia pemain yang sangat berbakat. Serangannya sangat mematikan dan sulit ditebak,” ujarnya.  

Selain kemampuannya yang luar biasa di lapangan, Megawati Hangestri juga semakin dicintai oleh masyarakat Korea karena kepribadiannya yang rendah hati dan sikapnya yang selalu menghormati lawan. 

Salah satu momen yang memperlihatkan hal ini adalah ketika ia membantu Lee Da-hyeon berdiri setelah sang pemain terjatuh akibat terkena smash kerasnya.  

Tindakan kecil ini mendapatkan apresiasi besar dari para penggemar voli Korea, yang semakin menghargai sosok Megawati tidak hanya sebagai atlet berbakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi juga sebagai pribadi yang menjunjung sportivitas tinggi. 

Baca selengkapnya: Meski jadi Rival Berat, tapi Si Ratu Joge Ting Tang Berani Jujur Kalau Megawati Hangestri Bukan Hanya sebagai Pevoli Biasa: Aku Kagum...

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT