News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susah Payah Megawati Hangestri Gendong Red Sparks di Final, Tapi Ratu Voli Korea Malah Kasih Pujian untuk...

Megawati Hangestri tampil gacor pada pertandingan kedua Final Liga Voli Korea 2024/2025 antara Pink Spiders menghadapi Red Sparks.
Kamis, 3 April 2025 - 18:07 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri tampil gacor pada pertandingan kedua Final Liga Voli Korea 2024/2025 antara Pink Spiders menghadapi Red Sparks.

Kembali bermain di Samsan World Gymnasium, markas Pink Spiders, Megawati Hangestri lagi-lagi jadi senjata utama Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu terbukti dengan torehan 25 poinnya untuk Red Sparks yang membuat Megawati Hangestri mengakhiri laga sebagai top skor pertandingan.

Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Namun sayang, kegemilangan Megatron itu masih belum mampu mempersembahkan kemenangan untuk Red Sparks.

Pasalnya, Red Sparks harus menelan kekalahan kedua mereka di partai final Liga Voli Korea musim ini.

Meski sempat unggul setelah merebut set pertama dan kedua, Megawati Hangestri Cs justru kena comeback tim tuan rumah.

Pink Spiders yang bermain di depan pendukungnya sendiri berhasil bangkit dan memenangkan set ketiga hingga kelima.

Alhasil Kim Yeon-koung Cs berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 (23-25, 18-25, 22-25, 25-12 dan 15-12) atas Red Sparks. 

Red Sparks (sumber: KOVO)

Hal itu juga lah yang membuat torehan 25 poin Megawati Hangestri di laga tersebut pun tak berbuah apa-apa untuk Red Sparks.

Padahal Megawati Hangestri berhasil menunjukan performa terbaiknya setelah underperform pada laga perdana dimana dirinya hanya mampu mencetak 13 poin saja.

Namun, meski Megawati Hangestri menggendong Red Sparks pada laga kedua final V league musim ini, Kim Yeon-koung si Ratu Voli Korea justru memberikan pujian untuk Noh Ran.

Melansir dari laman The Spike, Kim Yeon-koung menilai jika penampilan Noh Ran di laga kali ini sangatlah hebat.

"Menurut saya, Noh Ran itu hebat sekali. Mereka (Red Sparks) pasti kesulitan saat bermain, tetapi mereka bermain sampai akhir. Menurut saya, pemain kami juga demikian, tetapi saya rasa mereka mampu bermain seperti itu karena mereka tahu betul pentingnya permainan ini," Kata Kim Yeon-koung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Noh Ran yang sebelumnya absen membela Red Sparks di laga pertama, langsung turun sejak set pertama di pertandingan kedua ini.

Kehadiran Noh Ran itu benar-benar terbukti membuat Red Sparks tampil lebih baik saat bertahan di laga kali ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT