3 Opposite Andalan Bisa Cabut, Tanpa Megawati Hangestri Cs Popularitas Liga Voli Korea Terancam Redup?
- Red Sparks
Jakarta, tvOnenews.com - Popularitas Liga Voli Korea terancam redup karena tiga opposite andalan termasuk Megawati Hangestri bisa hengkang dari V-League.
Sebagaimana diketahui saat ini bursa transfer Liga Voli Korea 2025-2026 tengah menjadi sorotan volimania, terutama untuk draft pemain asing dan Asia.
Melansir dari Naver Sport, tercatat sejumlah pemain asing dikabarkan kembali mendaftarkan diri di draft Liga Voli Korea 2025-2026 mendatang.
Pemain asing yang resmi mendaftar kembali untuk musim depan ialah Viktoriia Danchak yang sebelumnya membela IBK Altos.
Kemudian ada Merelin Nikolova yang membela Expressway Hi-Pass dan Taylor Fricano yang memperkuat AI Peppers di musim 2024-2025.
Sementara itu, Expressway Hi-Pass juga tak mau mengulang kesalahan di musim lalu sehingga kini telah resmi mengamankan Thanacha Sooksod.
Namun di sisi lain ada juga pemain bintang yang belum menentukan nasibnya, apakah akan tetap bermain di Liga Voli Korea musim depan atau tidak.
Salah satunya ialah tiga pemain yang mengisi pos Opposite yakni Gyselle Silva, Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri.
Seperti rumor yang sudah beredar sebelumnya, Gyselle Silva dikabarkan akan bergabung dengan salah satu tim di Liga Voli Brasil.
Sedangkan Vanja Bukilic yang merupakan pemain opposite yang disulap Ko Hee-jin menjadi Outside Hitter itu pun juga nasibnya masih simpang siur.
Sebab raksasa Serbia itu dikabarkan saat ini tengah menjadi incaran salah satu tim Liga Voli Italia (Serie A1 Women), dan sehingga dirinya bisa cabut ke Eropa.
Hal ini diketahui dari Laete Salvini selaku jurnalis EptaVolley melalui cuitannya di media social X (twitter) pada Sabtu (1/3/2025).
"Vanja Bukilic akan menuju Italia. Vallefoglia menunjukkan minat yang kuat terhadap opposite tersebut," cuit sang jurnalis.
Pernyataan Salvini juga kemudian diperkuat dengan kabar yang diberitakan media dari Italia, Ivolleyballmagezine.
"Vallefoglia mulai bergerak di bursa transfer untuk perkuat timnya di musim 2025/2026. Gaia Giovannini dan Federica Carletti coba untuk dipermanenkan," tulis Ivolleyballmagezine.
"Selain itu, Vanja Bukilic yang menunjukkan peningkatan performa di Korea Selatan, juga masuk dalam kriteria tim." tulis pernyataan tersebut.

- KOVO
Sementara Megawati Hangestri juga nasibnya belum menentu. Megatron sendiri dikabarkan telah menolak opsi untuk mendaftar sebagai pemain draft kuota Asing meski akan mendapatkan kenaikan gaji.
Lebih lanjut media Korea YNA juga menyebutkan jika ada tim dari tiga negara yang menaruh ketertarikan pada Megawati Hangestri.
Ketiga negara yang tertarik memboyong Megatron ialah tim dari Liga Voli Jepang, Turki hingga Indonesia.
"Liga luar negeri yang telah menunjukkan minat kepada Mega termasuk Jepang, Turki dan negara asalnya Indonesia," tulis YNA.
Selain tiga opposite tersebut, ada juga sejumlah pemain bintang yang belum menentukan nasibnya apakah akan bertahan di V-League atau tidak.
Pevoli bintang tersebut ialah diantaranya Tutku Burcu hingga Laetitia Moma Bassoko.
Seandainya para pemain asing tersebut memutuskan untuk tak melanjutkan kariernya di Korea, maka popularitas V-League bisa terancam.
Sebab, para pemain asing tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan membuat turnamen semakin menarik. Apalagi dengan hadirnya Megawati Hangestri, popularitas Liga Voli Korea makin melejit.
Pasalnya banyak volimania Indonesia yang memberikan dukungan untuk Megatron, hal ini juga telah dirasakan langsung oleh Red Sparks tim yang menaungi Mega.
Adanya pemain asing membuat penonton Liga Voli Korea tak hanya berasal dari penggemar lokal saja namun juga mancanegara.
Sementara itu, para pemain asing tersebut diyakini baru akan mengambil keputusan setelah Liga Voli Korea 2024-2025 telah berakhir.
(nad)
Load more