GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pink Spiders Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula usai Dikalahkan oleh Megawati Hangestri Cs: Dijatuhi Sanksi dan Denda 3 Juta Won

Pink Spiders kembali menerima kabar buruk di tengah fase paceklik kemenangan di putaran ketiga Liga Voli Korea 2024-2025, usai dikalahkan Megawati Hangestri cs.
Kamis, 26 Desember 2024 - 23:33 WIB
Duel Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung di laga Red Sparks mengalahkan Pink Spiders.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Buntut insiden ejekan ke pelatih Red Sparks Ko Hee-jin, Federasi Voli Korea (KOVO) resmi menjatuhkan sanksi kepada Turino Daniele, sebagai asisten pelatih Pink Spiders.

Pada tanggal 26 sore, komite disiplin Federasi Bola Voli Korea (KOVO) resmi mengumumkan hasil dari insiden yang tak terpuji yang dilakukan oleh Daniele Turino dalam salah satu pertandingan antara Pink Spiders vs Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten pelatih Pink Spiders, Turino Daniele menjadi perbincangan hangat publik Korea usai tertangkap kamera tengah mengejek pelatih Red Sparks Ko Hee-jin.

Momen panas dalam pertandingan Pink Spiders vs Red Sparks tak hanya kejar-kejaran poin, tapi juga mempertontonkan drama 'insiden ejekan' yang terjadi pada set kedua selesai.

Asisten pelatih Pink Spiders, Turino Daniele tiba-tiba mendekati Ko Hee-jin sambil memperlihatkan gestur mengejek.

Ko Hee-jin yang melihat itu hanya mengabaikan dan mengadu kepada wasit.

Tak lama berselang, jajaran staf Pink Spiders langsung menarik Turino Daniele, tapi sayang potongan video itu sudah terlanjur tersebar luas di media sosial.

Asisten Pelatih Pink Spiders melakukan tindakan tak terpuji kepada Ko Hee-jin
Asisten Pelatih Pink Spiders melakukan tindakan tak terpuji kepada Ko Hee-jin
Sumber :
  • Screenshot SBS Sport

 

Banyak yang menyayangkan aksi tak terpuji dari Turino Daniele, bahkan mengecam aksinya tersebut yang tidak mencerminkan perbuatan atlet di lapangan.

Pihak Pink Spiders langsung memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada Ko Hee-jin dan Red Sparks.

"Pelatih Danielle mengatakan itu bukan niatnya untuk mengejek, tapi apapun isinya, itu adalah tindakan yang salah. Kami meminta maaf kepada klub Cheong Kwan-jang dan pelatih Go Hee-jin. Kami meminta maaf." ucap permintaan maaf Heungkuk Life Insurance Pink Spiders dilansir dari Sportschosun.

Dalam laporan Sports Chosun, Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengadakan komite penghargaan dan hukuman untuk Pelatih Daniele pada tanggal 26 Desember.

Ko Hee-jin mengaku hanya menunggu hasil keputusan dari KOVO atas tindakan yang kurang pantas dilakukan oleh Turino Daniele.

"Saya pikir hal yang paling benar untuk dilakukan adalah tidak mengatakan apa pun sampai Komite Penghargaan dan Hukuman Federasi. Merupakan tanggung jawab saya dan pejabat V-League untuk menunggu keputusan Federasi." ucapnya.

"Saya pikir komite penghargaan dan hukuman akan membuat keputusan yang baik." tambahnya.

Hasil dari keputusan Komite Disiplin akhirnya keluar dan secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap Daniele Turino berupa skor dan membayar sanksi.

Akibat tindakan disipliner yang diambil okeh Komite Disipline KOVO, Daniele Turino diskors selama tiga pertandingan dan denda 3 juta won.

setelah mendengar penjelasan saat itu dari Pelatih Daniele. Komite Disiplin menyatakan, "Tindakan seorang pelatih melintasi lapangan lawan dan memprotes pelatih adalah tindakan serius dan tidak pantas yang tidak boleh terjadi selama pertandingan dan pasti akan dihukum berat." dilansir dari The Spike.

Lebih lanjut, Komite Disiplin menyatakan, "Peraturan Penghargaan dan Hukuman KOVO, Pasal 10, Ayat 1, Butir 4 dan 5, dan standar tindakan disipliner, sanksi, dan denda (permainan resmi); “Keputusan diambil berdasarkan pelecehan verbal /perilaku tidak sopan terhadap .”

Alhasil, Daniele Turino dipastikan tidak akan duduk di bangku cadangan mendampingi sang pelatih kepala Marcelo Abbondanza dan juga Kim Yeon-koung Cs pada tiga laga ke depan.

Di tengah paceklik kemenangan dari Pink Spiders, Kim Yeon-koung dan kawan-kawan akan berjuang dalam tiga pertandingan berikutnya tanpa kehadiran Daniele Turino.

Adapun tiga laga Pink Spiders selanjutnya adalah menghadapi GS Caltex pada laga home dan away, kemudian menjamu Korea Expressway Hi-Pass. 

Paceklik kemenangan Pink Spiders

Red Sparks tampaknya memberi pukulan telak bagi tim Pink Spiders, mereka sebelumnya tampil perkasa dan akhirnya dihentikan rekor apik 15 kemenangan beruntun oleh Megawati Hangestri dan kawan-kawan.

Salah satu faktor terbesar juga menurunnya Pink Spiders adalah cederanya pemain asing andalan mereka yakni Tutku Burcu Yuzgenc dan Anilise Fitzi

Tutku mengalami cedera saat laga Pink Spiders vs Red Sparks, hasilnya anak Marcello Abbondanza tampil pincang saat melawan Hyundai Hillstate.

Hal itu diakuinya sebelum laga kontra Hyundai Hillstate, mengaku sangat terganggu akan ketidakhadiran Tutku Burcu Yuzgenc.

“Ini adalah saat yang paling sulit. Saya tidak tahu berapa banyak pertandingan yang telah kami menangkan selama lima tahun terakhir tanpa kiamat," ucap dia dilansir dari The Spike.

“Kondisi Tutku kurang bagus. Saya kira ini adalah momen kritis kami. Saya berharap absennya Tutku bisa menjadi peluang berkembang bagi pemain lainnya.” tambahnya.

Drama insiden ejekan yang dilakukan asisten pelatih Pink Spiders kepada Ko Hee-jin.
Drama insiden ejekan yang dilakukan asisten pelatih Pink Spiders kepada Ko Hee-jin.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO

 

Padahal sebelum bertemu Jung Kwan Jang Red Sparks, Pink Spiders tampil perkasa dengan meraih 15 kemenangan beruntun, bahkan konsisten jadi pemuncak klasemen sementara V-League.

Adapun tiga kekalahan beruntun yang diterima oleh Pink Spiders adalah saat bertemu dengan Red Sparks dengan skor 3-1 (22-25,23-25,25-14,22-25).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Kim Yeon-koung Cs takluk dengan tim juara bertahan yakni Hyundai Hillstate dengan skor telak 0-3 (25-12,25-21 dan 25-16).

Terakhir saat Pink Spiders secara mengejutkan dikalahkan oleh tim papan bawah yakni Expressway Hi-Pass dengan skor 0-3 (25-17,25-18 dan 25-18). (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT