News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Jawaban Ko Hee-jin saat Disinggung Soal Keributan dengan Asisten Pelatih Pink Spiders, Tegas Mengaku...

Duel antara Pink Spiders menghadapi Red Sparks pada lanjutan V league 2024/2025 beberapa waktu yang lalu menyuguhkan pertandingan dengan tensi yang cukup panas.
Minggu, 22 Desember 2024 - 00:07 WIB
Foto pelatih klub Daejeon Red Sparks, Ko hee-jin
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com -  Duel antara Pink Spiders dan Red Sparks pada lanjutan V league 2024/2025 beberapa waktu lalu menyuguhkan laga dengan tensi yang cukup panas.

Bukan hanya duel antar pemain, tensi tinggi pun terjadi di pinggir lapangan saat pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin terlibat keributan dengan staf Pink Spiders.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada laga yang dimenangkan Red Sparks itu, Ko Hee-jin terlibat pertikaian dengan asisten pelatih Pink Spiders, Daniele Turino.


Momen Keributan Asisten Pelatih Pink Spiders dan Ko Hee-jin (Sumber : tangkapan layar SBS Sport)

Semua berawal saat Daniele Turino tiba-tiba menghampiri Ko Hee-jin yang sedang berdiskusi meminta time-out kepada wasit.

Daniele Turino terlihat cukup kesal dan seakan memprotes apa yang dilakukan oleh Ko Hee-jin itu.

Tak terima dengan sikap Turino, Ko Hee-jin pun sempat terlibat adu mulut dan membuat suasana menjadi panas.

Melansir dari laman The Spike, pelatih Daniele Turino kabarnya melontarkan hinaan kepada Ko Hee-jin.

"Pada tanggal 17, saat pertandingan kandang melawan Jung Kwan-jang, Pelatih Daniele menyeberang ke lapangan lawan dan mendekati pelatih Ko Hee-jin, melontarkan hinaan padanya. Ini merupakan kejadian yang tidak biasa," tulis The Spike.

"Pelatih Daniele mendekati pelatih Ko Hee-jin dan asisten wasit dengan barang bawaan di punggungnya dan mulai berbicara. Staf di Heungkuk Life Insurance mencoba menghentikannya, namun Daniele terus bereaksi dengan kasar," sambungnya.

Keributan Asisten Pelatih Pink Spiders dan Ko Hee-jin (Sumber : tangkapan layar SBS Sport)

Seusai pertandingan, pelatih Red Sparks pun akhirnya buka suara terkait keributan tersebut.

Ko Hee-jin mengaku jika dirinya merasa malu dengan kejadian itu dan berharap Pink Spiders mengambil tindakan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya malu. Saya tidak ingin membicarakan hal ini. Ini adalah sesuatu yang akan ditangani oleh federasi dan Pink Spiders," kata Ko Hee-jin.

Di sisi lain, KOVO selaku Federasi Bola Voli Korea pun langsung mengambil tindakan tegas menanggapi keributan yang terjadi di laga Pink Spiders vs Red Sparks.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT