News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit Intip Perbedaan Bonus Peraih Medali Olimpiade di Berbagai Belahan Dunia, Ternyata Indonesia Termasuk ...

Bentuk penghargaaan ini tak lepas dari keberhasilan atlet dalam mengibarkan bendera dan mendengarkan lagu kebangsaan ketika meraih medali emas Olimpiade 2024. 
Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:19 WIB
Bak Bumi dan Langit Intip Perbedaan Bonus Peraih Medali Olimpiade di Berbagai Belahan Dunia, Ternyata Indonesia Termasuk ...
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputro

Jakarta, tvOnenews.com - Bonus sudah menjadi bagian apresiasi pemerintah terhadap atlet berprestasi termasuk peraih medali di Olimpiade Paris 2024. 

Bentuk penghargaaan ini tak lepas dari keberhasilan atlet dalam mengibarkan bendera dan mendengarkan lagu kebangsaan ketika meraih medali emas Olimpiade Paris 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga atlet Indonesia, Veddriq Leonardo, Rizki Juniansyah dan Gregoria Mariska Tunjung pun sudah dipastikan mendapatkan bonus dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

tvonenews

Tak tanggung-tanggung, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo menyebut bonus untuk atlet peraih medali emas akan mencapai Rp6 miliar. 

Sedangkan untuk atlet peraih medali perunggu akan mendapatkan Rp1,65 miliar. 

Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan Olimpiade Tokyo 2020 lalu dimana Presiden Jokowi memberikan hadiah sebesar Rp5,5 miliar untuk peraih medali emas. 

Ternyata, ada ketimpangan dalam pemberian bonus bagi atlet peraih medali di berbagai belahan dunia. 

Bak bumi dan langit, ternyata bonus medali emas yang diberikan pemerintah Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain.

Indonesia disejajarkan dengan Singapura dan Hong Kong yang juga memberikan hadiah fantastis bagi atlet mereka. 

Dikutip dari laman India Times, Hong Kong memberikan hadiah sebesar 768 ribu dolar AS atau setara dengan Rp12 miliar. 

Sementara itu, Singapura memberikan hadiah sebesar 754 ribu dolar AS atau setara dengan Rp11,8 miliar. 

Dari daftar yang diunggah India Times, Indonesia berada di urutan ketiga sebagai pemberi bonus terbesar dengan Rp6 miliar.

Selain itu, ada Kazakhstan dan Malaysia yang memberikan hadiah sebesar Rp4 miliar dan Rp3,3 miliar. 

Hal berbeda justru dialami oleh negara maju seperti Spanyol, Prancis, Korea Selatan hingga Amerika Serikat

Spanyol hanya memberikan bonus bagi peraih medali emas Olimpiade sebesar 102 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,6 miliar. 

Angka tersebut sama seperti yang didapatkan Gregoria Mariska Tunjung yang berhasil meraih medali perak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Spanyol memberikan bonus bagi peraih medali emas 87 ribu dolar AS saja alias setara dengan Rp1,3 miliar. 

Bahkan bonus yang didapatkan oleh atlet peraih medali emas asal Korea Selatan dan Amerika Serikat jumlahnya tak lebih dari Rp1 miliar tepatnya Rp700 juta dan 600 juta. (hfp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT