News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Warga Malaysia Usai Lihat Indonesia Raih Dua Medali Emas di Olimpiade Paris 2024: Kita Kapan Ya Allah?

Melihat pencapaian negara tetangga di Olimpiade Paris 2024, warga Malaysia merasa iri terkhusus terhadap kontingen Indonesia usai merengkuh dua medali emas.
Jumat, 9 Agustus 2024 - 20:48 WIB
Warga Malaysia iri lihat medali emas Indonesia di Olimpiade
Sumber :
  • FAM Malaysia

tvOnenews.com - Masyarakat negeri Jiran Malaysia merasa iri dengan pencapaian kontingen Indonesia yang sejauh ini berhasil meraih dua medali emas.

Warga Malaysia di media sosial pun mulai bertanya-tanya kapan negaranya akan menyusul Indonesia yang telah mendapat dua medali emas di Olimpiade Paris 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, kontingen Indonesia sampai malam ini, Jumat (9/8/2024) berhasil merengkuh dua medali emas dan satu perunggu di Olimpiade Paris 2024.

Dua medali emas tersebut disumbangkan oleh atlet panjat tebing yakni Veddriq Leonardo serta cabor angkat beban di kelas 73 kg yakni Rizki Juniansyah.

Sementara itu, satu-satunya medali perunggu bagi kontingen Indonesia disumbangkan oleh Gregoria Mariska Tunjung di sektor tunggal putri bulu tangkis.

Atas keberhasilan itu, Indonesia untuk sementara menempati ranking 28 Olimpiade Paris 2024 berdasarkan data yang dihimpun pada Jumat malam (9/8/2024).

Namun, Indonesia masih kalah dalam perolehan medali dari negara Asia Tenggara lainnya yakni Filipina yang telah mengoleksi dua emas dan dua perunggu.

tvonenews

Sedangkan Thailand masih berada di bawah Indonesia dengan pencapaian satu medali emas, tiga perak, serta dua perunggu di Olimpiade Paris 2024.

Pencapaian Indonesia di Olimpiade Paris 2024 ternyata menimbulkan rasa iri dari negara tetangga Malaysia yang ingin merasakan hal serupa.

Sebagai informasi, Malaysia sejauh ini hanya meraih dua medali perunggu dari cabang olahraga bulu tangkis masing-masing di nomor ganda putra dan tunggal putra.

Situasi itulah yang membuat warga Malaysia juga ingin meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 sama seperti yang dilakukan kontingen Indonesia.

Sebagian dari mereka ada yang berharap tuah Indonesia yang mendapat medali emas Olimpiade Paris 2024 bisa menular ke Malaysia.

“Indonesia yang dapat emas kok mata gue yang berkaca sih. Selamat Indonesia, doakan Malaysia juga ya teman-teman,” tandas @fqtina_.

“Alhamdulillah. Selamat saudara. Selamat Indonesia!!! Semoga Malaysia juga segera mendapatkan medali emas pertamanya di pentas Olimpiade,” tulis @feeragreen.

Bukan cuma itu, warga Malaysia pun sampai bertanya-tanya kapan waktunya negara mereka bisa membawa pulang medali emas Olimpiade Paris 2024.

“Indonesia sudah menang emas gais. Ya Allah aku kapan Malaysia begini juga,” ujar @marchforward.

“Thailand emas taekwondo. Filipina dua emas gimnastik. Indonesia dua emas speed climbing dan angkat berat. Malaysia?? kapan Ya Allah,” kata @gemss0123.

Atlet Indonesia Veddriq Leonardo raih emas Olimpiade Paris 2024

Atlet Indonesia Veddriq Leonardo raih emas Olimpiade Paris 2024 (Source: Kemenpora)

Di lain sisi, ada juga warga Malaysia yang memberi masukan kepada otoritas terkait supaya lebih memerhatikan cabang olahraga lain dengan potensi raih medali emas yang cukup tinggi.

“Indonesia dulunya pernah meraih emas di Olimpiade pada cabang olahraga yang dianggap salah satu kekuatan besar, bulu tangkis. Kali ini, tidak salah mereka meraih emas di cabang olahraga baru, di luar olahraga yang secara tradisi mereka mendominasi. Selamat,” jelas @nrhnsharol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Malaysia ini saya lihat hanya fokus pada badminton dan balap sepeda. Untuk meraih emas, masih banyak cabang olahraga tak populer yang bisa kita jelajahi, misalnya seperti Indonesia,” ungkap @mrarchidaily.

Baik Malaysia maupun Indonesia masih berpeluang mendapatkan tambahan medali lagi sebelum gelaran Olimpiade Paris 2024 usai pada akhir Agustus. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT