News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Tak Dihargai di Negara Sendiri, Teman Lama Megawati Hangestri ini Malah Bawa-bawa Nama Indonesia, Kenapa?

Rekan Megawati Hangestri di tim voli Korea Selatan, Daejeon Red Sparks yakni Jung Ho-young memberikan pernyataan mengejutkan tentang penggemar voli Indonesia.
Rabu, 22 Mei 2024 - 11:12 WIB
Red Sparks di Indonesia
Sumber :
  • Kemenpora

tvOnenews.com - Rekan Megawati Hangestri di tim voli asal Korea, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks yakni Jung Ho-young memberikan pernyataan mengejutkan tentang penggemar voli Indonesia.

Bukan tanpa alasan, pemain yang musim lalu menjadi andalan bersama dengan Megawati Hangestri itu merasa jika penggemar voli Korea terlalu keras memberikan kritik pada timnas voli Korea di ajang VNL 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu ia bandingkan dengan sambutan dan antusiasme dari penggemar voli Indonesia saat Megawati Hangestri dan kawan-kawan datang ke Indonesia.


Red Sparks di Indonesia (Sumber : Kemenpora)

Kita tahu kalau ada tiga pemain Red Sparks masuk dalam skuad Timnas Voli Korea Selatan yang berlaga di ajang VNL 2024.

Ketiganya adalah Jung Ho-Young, Lee Seon-woo dan pemain anyar sekaligus tandem baru Megawati Hangestri musim depan, Pyo Seung-ju.

Meski diisi oleh pemain-pemain terbaik yang berlaga di liga voli Korea atau V league, Timnas voli Putri Korea masih belum menyudahi catatan buruk mereka di VNL.

Pada pertandingan pertamanya di VNL, Timnas Voli Putri Korea harus kalah 3-0 (25-15, 25-16,25-14) dari China.

Itu merupakan kekalahan ke-28 Timnas voli Putri Korea Selatan secara beruntun di ajang VNL.

Kolase foto Jung Ho-young (sumber: instagram)

Bahkan Timnas Voli Korea harus merasakan 30 kekalahan secara beruntun setelah mereka takluk dari Brazil dan Republik Dominika.

Dimana terakhir kali mereka menang pada 14 Juni 2021 di gelaran VNL 2021 dimana saat itu berhasil menaklukan Kanada dengan skor 3-2.

Terkait rekor buruk tersebut banyak sekali penggemar voli Korea yang memberikan kritik pedas kepada para pemain Timnas Voli Putri Korea.

Kritik itu lah yang membuat rekan Megatron di Red Sparks, Jung Ho-young merasa sedih hingga membandingkannya dengan fans di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kesempatan, ia mengungkapkan jika kritikan itu menjadi tekanan untuk para pemain Timnas Voli Korea Selatan.

"Saya tahu kami bermain buruk di VNL kekalahan ke-30 memang sangat memalukan, akan tetapi kritikan yang kami terima begitu tajam," ungkap Jung Ho-young.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT