News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Jadi Musuh Berat Megawati Hangestri di Liga Korea, 3 Pevoli Ini Justru Jadi yang Paling Sedih saat Tahu Mega Cabut dari Red Sparks

Pemain yang sebelumnya menjadi musuh Megawati Hangestri saat membela Red Sparks di Liga Korea justru merasakan kehilangan Megatron yang kini pulang ke Indonesia
Kamis, 4 April 2024 - 13:32 WIB
Rival Megawati Hangestri di Liga Korea
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Para pemain lawan Megawati Hangestri di Liga Korea ini merasa kehilangan saat mengetahui Megatron kembali ke Indonesia.

Padahal, mereka pernah menjadi musuh yang cukup kuat bagi Megawati Hangestri saat membela Red Sparks di V-League 2023/2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilan Megawati Hangestri di musim pertamanya bersama Red Sparks jauh melebihi ekspektasi yang diberikan penggemar voli Korea.

Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks untuk pertama kalinya dalam tujuh musim terakhir menempati posisi ketiga V-League.

Selain itu, Megawati Hangestri juga membuat Red Sparks jadi tim yang disegani karena sempat merasakan sembilan pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan.

Pencapaian pribadi Megawati Hangestri pun tak kalah cemerlang usai keluar sebagai pencetak skor terbanyak bagi Red Sparks dam ketujuh di Liga Korea dengan 797 poin.

Serangkaian hal positif itulah yang membuat Megawati Hangestri menjadi MVP di putaran pertama Liga Korea dan terpilih ke skuad All Star V-League 2023/2024.

tvonenews

Meski demikian, kebersamaan Megawati Hangestri dengan Red Sparks di musim ini telah berakhir dan sang pemain tampak telah kembali ke Indonesia.

Jelang kepulangannya ke Indonesia, Megawati Hangestri sempat membuat ucapan perpisahan yang cukup mengharukan di Instagram-nya.

“Tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Aku cuma bilang aku sangat mencintaimu saudari-saudariku. Sampai bertemu lagi, terima kasih,” kata Megawati Hangestri. 

Ucapan perpisahan Megawati Hangestri di media sosialnya itu membuat banyak pihak ikut terharu, bahkan pemain lawan Megatron di Liga Korea merasakan hal demikian.

Mereka mengungkapkannya di kolom komentar unggahan Instagram Megawati Hangestri dan kemudian mendapat respons cukup baik dari Mega.

Lantas, siapa saja rival Megawati Hangestri yang justru merasa kehilangan ketika Megatron pulang ke Indonesia? Berikut ulasannya.

1. Thanacha Sooksod

Thanacha Sooksod berteman akrab dengan Megawati Hangestri (Source: KOVO)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thanacha Sooksod merupakan pevoli asal Thailand yang membela klub Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass dan didatangkan melalui Asian Draft Quarter.

Megawati Hangestri dan Thanacha Sooksod beberapa kali terlihat sangat akrab karena keduanya juga sering bertemu ketika bermain di Liga Thailand maupun saat membela timnas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT