News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratu Voli Korea Dibuat Tak Berdaya oleh Megawati Hangestri, Komentator Pertandingan Sampai Bilang Megatron Tidak Pantas...

Megawati Hangestri kembali buat pecinta voli terpukau saat ia berhasil membuat ratu voli Korea, Kim Yeon-koung tak berdaya pada lanjutan V-league musim ini.
Senin, 26 Februari 2024 - 13:49 WIB
Kolase foto Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase TvOnenews.com

tvOnenews.com - Performa impresif Megawati Hangestri kembali membuat pecinta voli terpukau, terlebih saat dirinya berhasil membuat ratu voli Korea, Kim Yeon-koung tak berdaya pada lanjutan V-league beberapa waktu lalu.

Mega berhasil membantu Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan atas tim kuat Pink Spiders pada gelaran Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Chungmu Gymnasium, Daejeon, anak asuh Ko Hee-jin berhasil menaklukan Pin Spiders 3-1 (25-23, 25-22, 25-27, 25-23).


Red Sparks vs Pink Spiders (sumber: KOVO)

Ini merupakan kemenangan pertama Red Sparks atas tim yang diperkuat Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung, pada musim ini.

Kemenangan itu juga sekaligus membuat Red Sparks semakin nyaman duduk diperingkat tiga klasemen sementara V-league.

Red Sparks juga kembali memperlebar jarak dengan dua pesaing terdekat mereka yakni GS Caltex dan juga IBK Altos.

Selain kemenangan itu, momen yang tak kalah menarik dan berhasil mencuri perhatian adalah performa apik dari Megatron.

Meski hanya mengumpulkan 19 poin saja, Megawati Hangestri berhasil menjadi penentu kemenangan Red Sparks atas Pink Spiders.


Kolase foto Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Spike keras Megatron pada akhir set keempat memastikan Red Sparks menang atas Pink Spiders.

Bukan itu saja aksi Mega dan kawan-kawan juga berhasil membuat Kim Yeon-koung sang ratu voli Korea frustasi.

Solidnya tim Red Sparks ditambah penampilan impresif dari trio Megawati Hangestri, Giovanna Milana dan Lee So-young sukses buat Kim Yeon-koung kesal.

Nahkan beberapa kali Mega membuat Kim Yeon-koung kesal karena gagal membendung serangan pemain kelahiran Jember itu.

Bukan hanya sekali tetapi berulang kali dia ingin membendung spike Megawati, tapi kegagalan ini membuatnya frustasi sampai-sampai dia tampak ingin menendang bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekesalan Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung (sumber: tangkapan layar)

Dengan solidnya penampilan Red Sparks di laga tersebut, komentator laga itu juga tak menyangka jika Pink Spiders tak berdaya di tangan Megawati dan kawan-kawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT