News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata Anindya Bakrie Usai Dapatkan Amanah Jadi CdM Kontingen Indonesia di Olimpiade 2024 Paris

Anindya Bakrie akan bertanggung jawab atas prestasi kontingen Indonesia di ajang multi-olahraga terbesar di dunia ini. 
Sabtu, 6 Januari 2024 - 12:26 WIB
NOC Indonesia menunjuk Anindya Bakrie menjadi CdM Timnas Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024
Sumber :
  • NOC Indonesia - Naif Al'As

tvOnenews.com - NOC Indonesia menunjuk Anindya Novyan Bakrie sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris.

Anindya akan bertanggung jawab atas prestasi kontingen Indonesia di ajang multi-olahraga terbesar di dunia ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya mengakui tantangan besar yang harus dihadapinya untuk meningkatkan prestasi Indonesia di mata dunia. Dia pun ingin memecahkan rekor dengan mencatatkan lebih dari dua emas. 

tvonenews

"Olimpiade 2024 Paris ini tantangannya juga luar biasa untuk kita dimana kita ingin sekali berjuang untuk membuat sejarah baru dimana paling tinggi kita meraih dua medali emas, mudah-mudahan kali ini kita bisa mendapatkan lebih," kata Anindya. 

Anindya mengakui amanah yang diberikan padanya bukan sembarang tanggung jawab. Untuk itu dia akan membayar dukungan yang diberikan oleh Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dan Menpora RI Dito Ariotedjo

"Saya ignin mengucapkan terima kasih pada Pak Menpora Dito, Ketua NOC Indonesia untuk amanah yang diberikan dan dukungan yang diberikan yang luar biasa untuk kita bisa menorehkan prestasi di Olimpiade 2024 Paris," kata Anindya. 

Guna melancarkan misinya membuat sejarah, Anindya pun akan memulainya dengan memaksimalkan potensi atlet dari cabor baru dalam Kualifikasi Olimpiade 2024. 

"Kita jua ketahui masih banyak cabor yang sedang berjuang untuk lolos Kualifikasi Olimpiade 2024, tapi juga banyak cabor baru yang memiliki potensi luar biasa seperti speed climbing, surfing, dan lainnya," kata Anindya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Akuatik ini pun tetap meminta bantuan dari Menpora dan NOC Indonesia. 

"Masih ada setidaknya enam bulan lagi kita ingin terus berjuang supaya semakin banyak lagi yang lolos kualifikasi untuk bisa berangkat ke Olimpiade Paris," kata Anindya. (hfp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT