News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luar Biasa, Aset Pemilik Baru Newcastle Lebih dari 6.000 Triliun

Setelah negosiasi yang alot dan rumit, Newcastle United kini beralih ke pemilik baru, Perusahaan Konsorsium Arab Saudi (PIF).
Jumat, 8 Oktober 2021 - 13:35 WIB
Suasana di stadion St James Park, markas Newcastle United
Sumber :
  • ig nufc

Jakarta - Setelah negosiasi yang alot dan rumit, Newcastle United kini beralih ke pemilik baru, Perusahaan Konsorsium Arab Saudi (PIF).

"Premier League, Newcastle United dan St James Holding Limited telah menyelesaikan permasalahan pengambilalihan klub oleh Konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media," bunyi pernyataan dari Premier League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menyusul tes Pemilik dan Direktur Premier League, klub telah resmi dijual kepada konsorsium dengan segera."

"Premier League kini telah memiliki jaminan legal yang terikat hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tak akan mengambil kendali Newcastle United."

PIF kini menguasai 80 persen saham The Magpies setelah membeli saham pemilik Newcastle sebelumnya, Mike Ashley.

Kesepakatan bisnis mencapai harga 300 juta pounds atau hampir 6 triliun rupiah. Dan PIF kini menjadi pemilik klub sepakbola terkaya.
 
Dengan aset sebesar 320 miliar pound atau sekitar 6.195 triliun rupiah, PIF mengalahkan jumlah kekayaan pemilik Paris St Germain.

Otoritas Investasi Qatar di bawah pimpinan Nasser Al Khelaifi memiliki harta senilai 220 miliar pound atau sekitar 4.259 triliun rupiah.

Konsorsium Al Khelaifi di PSG sebelumnya tercatat sebagai pemilik klub terkaya dunia tapi kini berselisih 2.000 triliun dari PIF.

Tapi sebelum PIF hadir, aset Al Khelaifi berada jauh di atas pemilik Manchester City yang belum mencapai angka ribuan triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut 10 Pemilik Klub Sepakbola Terkaya Dunia

1. Konsorsium Investasi Arab Saudi - Newcastle United (Rp 6.195 triliun)
2. Otoritas Investasi Qatar - Paris St Germain (Rp 4.259 triliun)
3. Sheikh Mansour - Manchester City (Rp 406,5 triliun)
4. Dietrich Mateschitz - RB Liepzig & RB Salzburg (Rp 304 triliun)
5. Andrea Agnelli - Juventus (Rp 271 triliun)
6. Roman Abramovich - Chelsea (Rp 203 triliun)
7. Philip Anschutz - LA Galaxy (Rp 157 triliun)
8. Stan Kroenke - Arsenal (Rp 132 triliun)
9. Zhang Jindong - Inter Milan (Rp 120 triliun)
10. Guo Guangchang - Wolverhampton (Rp 101 triliun)
(baf/rif)  
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT