News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lawan Persiraja PS Sleman Fokus Benahi Fisik

Skuat PS Sleman melakukan recovery pasca bertanding melawan Persija Jakarta Minggu (5/9). Tim pelatih fokus membenahi kondisi fisik sebagai persiapan melawan Persiraja Banda Aceh.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 7 September 2021 - 20:30 WIB
Skuat PS Sleman melakukan recovery pasca bertanding melawan Persija Jakarta
Sumber :
  • Tim tvOne

Sleman, DIY - Skuat PS Sleman melakukan recovery pasca bertanding melawan Persija Jakarta hari Minggu (5/9) lalu. Tim pelatih fokus membenahi kondisi fisik Irfan Bachdim cs, sebagai persiapan melawan Persiraja Banda Aceh.

Pelatih fisik PS Sleman Danang Suryadi mengatakan, laga perdana melawan Persija kemarin sangat melelahkan bagi pemain. Terlebih Bagus Nirwanto dan kolega baru melakukan latihan bersama selama 6 hari sebelum pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertandingan kemarin memang cukup melelahkan, tapi kondisi pemain masih dalam batas normal. Dari awal 2 bulan lalu, kondisi mereka sudah bagus. Kalau pun sekarang ada penurunan, masih dalam tahap wajar,” ujar Danang dalam rilis resmi klub Selasa (7/9).

Menurut Danang, dibutuhkan waktu setidaknya hingga 3 pertandingan untuk mengembalikan puncak penampilan mereka di lapangan. Waktu pemulihan fisik ini hampir sama saat gelaran Piala Menpora 2021.

“Dibutuhkan satu hingga tiga pertandingan untuk mengembalikan peak performance pemain. Di tiga pertandingan pertama masih adaptasi mencari penampilan terbaik, tapi setelah itu pelan-pelan menunjukkan kemajuan," ucapnya.

Untuk mengantisipasi adanya pemain yang tidak fit, tim pelatih PS Sleman kemungkinan akan melakukan rotasi saat melawan Persiraja Banda Aceh. Namun masalah rotasi ini sepenuhnya menjadi kewenangan Dejan Antonic sebagai pelatih kepala.

“Meski begitu, perkara rotasi itu kewenangan pelatih kepala. Bagaimana strateginya nanti menghadapi Persiraja,” tegas Danang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Danang berharap, dalam waktu kurang dari seminggu recovery bisa berjalan mulus seperti yang diprogramkan oleh tim pelatih. "Kalau kondisinya bagus, bisa kembali ke performance semula itu merupakan modal berharga menghadapi Persiraja," pungkasnya.

PS Sleman sendiri akan melakoni laga kedua BRI Liga 1 melawan Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (11/9) sore. Saat ini Super Elja berada di posisi 10 klasemen sementara dengan mengoleksi nilai 1 hasil imbang 1-1 melawan Persija Jakarta. (Andri Prasetiyo/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT