News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bob Jungels Menang di Etape Sembilan Tour de France

Bob Jungels memenangi etape sembilan Tour de France pada akhir solo mountain raid yang panjang pada Minggu setelah COVID-19 sempat menghantui sang pebalap Luksemburg untuk berkompetisi di balapan pekan lalu.
Senin, 11 Juli 2022 - 00:22 WIB
Jungels menangi etape 9 Tour de France, Pogacar tetap kaus kuning
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOne

Bob Jungels memenangi etape sembilan Tour de France pada akhir solo mountain raid yang panjang pada Minggu setelah COVID-19 sempat menghantui sang pebalap Luksemburg untuk berkompetisi di balapan pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pebalap tim AG2R-Citroen itu positif COVID-19 jelang start di Kopenhagen pada Kamis lalu tapi diizinkan ambil bagian setelah tim dokter menyatakan viral load sang pebalap cukup rendah.

"Saya menjalani tes pada Kamis pagi. Tapi dengan hasil yang bisa Anda lihat saya dapat start balapan pada Jumat. Sangat-sangat nyaris, saya yakin," kata Jungels, yang menjadi pebalap Luksemburg pertama yang memenangi Tour setelah Andy Schleck mengklaim kemenangan di Galibier pada 2011.

"Beruntung saya berhasil."

Jungles bertahan setelah breakway di bawah terik panas pegunungan Alpen, menahan gempuran Thibaut Pinot asal Prancis, yang menyerah di beberapa kilometer terakhir dan finis keempat setelah menempuh 192,9km dari Aigle ke Chatel, Swiss.

Jonathan Castroviejo finis kedua, 22 detik berselang di belakang Jungels, sedangkan sesama pebalap Spanyol Carlos Verona melengkapi podium setelah finis empat detik berselang di tempat ketiga, demikian Reuters.

Pebalap Slovenia Tadej Pogacar mempertahankan kaus kuning pimpinan klasemen umum setelah tampil tenang di peloton, melintasi finis tak jauh di depan runner-up tahun lalu Jonas Vingegaard menyusul sprint pendek ke garis finis.

Geraint Thomas, di peringkat tiga klasemen umum, tak dapa mengikuti kelompok utama dan kehilangan tiga detik, sekarang tertinggal 1:17 dari pemuncak klasemen.

"Apabila ada kesempatan untuk memperbaiki beberapa detik saja saya akan mengambilnya," kata Pogacar.

Para pebalap yang melakukan breakaway melaju sangat kencang setelah melintas dekat markas uni balap sepeda internasional (UCI) dengan latar belakang Danau Jenewa.

Sebanyak 21 pebalap merangsek ke depan termasuk sejumlah pemenang etape Tour sebelumnya seperti Pinot, Warren Barguil, Luis Leon Sanchez, Simon Geschke, Ion Izaguirre, Nils Politt, Wout van Aert dan Rigoberto Uran.

Mereka ditempel ketat oleh peloton yang dipimpin oleh timnya Pogacar, UAE Emirates.

Pierre Latour meninggalkan kelompok breakaway itu 3,5km jelang puncak Col de la Croix, tanjakan sepanjang 8,1km dengan gradien 7,6 persen, tapi dia bertemu dengan Jungels, yang tampil solo sejak 62km terakhir jelang finis.

Sebanyak 13 pebalap mengejar di belakang, tertinggal satu menit di bagian bawah turunan, dan mereka tertinggal 1:50 di kaki tanjakan utama yang terakhir.

Jungels memimpin 2:10 ketika Pinot melakukan akselerasi brutal untuk mengejar sang pebalap Luksemburg 9km dari puncak Pas de Morgins, tanjakan sepanjang 15,4km dengan gradien rata-rata 6,1 persen.

Pinot, yang nyaris memenangi Tour 2019 tapi mundur karena cedera dua hari sebelum etape terakhir, memangkas jaraknya menjadi 19 detik. Tetapi ketika lintasan lebih landai, sang pebalap tim Groupama-FDJ mulai menjauh lagi dari Jungels.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merupakan kebangkitan yang luar biasa bagi Jungels, yang tahun lalu melewatkan Tour dan Olimpiade untuk menjalani bedah mengatasi masalah pembuluh darah yang menghantui kariernya selama beberapa tahun.

"Butuh waktu sangat lama bagi saya untuk kembali setelah operasi. Kemenangan ini membuktikan bahwa semua yang meragukan saya itu salah tapi saya sangat bersyukur. Ini sangat emosional," kata Jungels.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT