News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Sabtu, 11 April 2026 - 10:29 WIB
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia menegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa berada di bawah tekanan saat menghadapi Thailand di partai final.

Pertandingan final tersebut dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada Minggu (12/4/2026). Laga ini menjadi penentuan bagi kedua tim yang sama-sama tampil impresif sejak fase awal turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Futsal Indonesia memastikan tempat di final setelah melalui pertandingan sengit melawan Vietnam. Dalam laga semifinal itu, skuad Garuda berhasil menang dengan skor tipis 3-2.

Kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi performa Indonesia sepanjang turnamen. Para pemain mampu menjaga fokus hingga menit akhir meski mendapat tekanan kuat dari lawan.

Tidak lama berselang, Thailand menyusul langkah Indonesia ke final. Tim tuan rumah sukses mengalahkan Australia dengan skor ketat 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.

Situasi ini membuat final Piala AFF Futsal 2026 diprediksi berlangsung sengit. Thailand yang bermain di kandang tentu memiliki keuntungan tersendiri dari dukungan publiknya.

"Thailand adalah favorit, mereka bermain di kandang dan memiliki pemain-pemain yang sudah bertahun-tahun bermain bersama," ujar Souto, Jumat (10/4/2026).

"Namun, kami berada di sini untuk memainkan permainan kami. Kami bangga dengan identitas tim ini yang tidak pernah merasa inferior di hadapan siapa pun," tambahnya.

Souto menyadari kualitas lawan yang akan dihadapi anak asuhnya. Ia menyebut Thailand memiliki komposisi pemain yang solid serta pengalaman internasional yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Beberapa nama besar seperti Muhammad Osamanmusa menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Indonesia. Selain itu, keberadaan enam pemain Thailand yang pernah tampil di Piala Dunia Futsal juga menambah kekuatan mereka.

Meski demikian, Souto menegaskan bahwa Indonesia memiliki keunggulan tersendiri. Ia menilai keterbukaan kesempatan bagi pemain untuk membela tim nasional menjadi nilai lebih bagi skuadnya.

Menurutnya, performa para pemain di level domestik menjadi tolok ukur utama dalam seleksi tim. Hal ini membuat kompetisi di dalam skuad menjadi lebih sehat dan kompetitif.

"Kita tidak mengenal Indonesia A atau B. Ini adalah Indonesia," tegas Souto.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemain muda dalam tim saat ini. Pengalaman mereka di kompetisi Profesional Futsal League (PFL) dinilai mampu meningkatkan mental bertanding di level internasional.

Tekanan tinggi yang mereka hadapi di kompetisi domestik disebut menjadi modal berharga. Dengan bekal tersebut, para pemain muda diharapkan mampu mengimbangi pengalaman para pemain senior Thailand.

Di sisi lain, Indonesia memiliki peluang besar untuk kembali mencatatkan sejarah. Jika mampu menang, mereka akan mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Indonesia sukses menjadi juara pada Piala AFF Futsal 2024. Saat itu, mereka mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 di partai final.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT